Kabupaten Magelang Kembali Masuk Zona Merah, Masyarakat Wajib Perketat Protokol Kesehatan

Foto Ilustrasi : Magelangkab.go.id

 

HALO MAGELANG – Kabupaten Magelang yang kini masuk zona merah penyebaran Covid-19, warganya diminta untuk lebih disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

Selain warga, instansi dan lembaga pemerintah di wilayah itu juga harus lebih ketat dalam melaksanakan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 ini.

“Untuk menghentikan pandemi ini, dibutuhkan kerjasama dan kerja keras semua pihak,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, dalam konferensi pers di Ruang Command Center setempat.

Dia meminta agar semua orang mencegah dan mendatangi kerumunan. “Tetap pakai masker dan sering cuci tangan pakai sabun,” kata dia, seperti dirilis Magelangkab.go.id.

Menurut data terakhir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Jumat (8/1) jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 telah mencapai 6.575 orang.

Dari jumlah itu, 1.428 di antaranya masih dalam penyembuhan, termasuk yang dirawat di rumah sakit atau menjalani isolasi mandiri. Sisanya 4.982 dinyatakan sembuh dan 165 meninggal.

Sementara itu ada juga tambahan 119 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh. Sebanyak 53 di antaranya dari Kecamatan Tempuran; 33 dari Mertoyudan; 14 Ngluwar; 8 Muntilan; 7 Kaliangkrik; 3 Sawangan dan satu dari Candimulyo.

“Hari ini juga ada empat yang meninggal, dua dari Mungkid. Selain itu juga ada dari Salaman dan Bandongan, masing-masing satu orang,” ujarnya.

Ada pula tambahan pasien terkonfirmasi baru sebanyak 64 orang. Mereka berasal dari Tegalrejo 36 orang, Tempuran 6 orang, Candimulyo 5 orang, Grabag 4 orang, Bandongan 3 orang, Mertoyudan 3 orang, dan Mungkid 2 orang. Ada pula dari Salam, Sawangan, Ngluwar, Srumbung dan Secang, masing-masing satu orang.

“Jumlah kumulatifnya, kini menjadi 6.575 orang. Rinciannya, 1.428 dalam penyembuhan, 4.982 sembuh dan 165 meninggal,” sebutnya.

Pasien suspek, lanjut Nanda, ada tambahan 19 orang. Selain itu ada 10 orang dinyatakan sembuh dan 7 alih status menjadi terkonfirmasi.

“Dengan demikian, jumlahnya kini menjadi 1.154 orang. Rinciannya, 75 dirawat, 976 sembuh, 33 menjalani isolasi mandiri dan 71 dinyatakan selesai menjalani isolasi mandiri,” kata dia. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.