Kabidhumas Polda Jateng: Tersangka Kasus Dangdutan di Tegal Meminta Maaf dan Menyesal

Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna.

 

HALO SEMARANG – Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna menyatakan bahwa Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, Wasmad Edi Susilo (WES) mengaku bersalah dan meminta maaf kepada semua pihak atas persoalan dangdutan di Tegal.

Acara hiburan yang mengakibatkan adanya kerumunan banyak orang itu, dinilai bertentangan dengan upaya pemerintah dalam memutus mata rantai corona.

Menurutnya, yang bersangkutan (WES) sudah mengakui secara jujur, telah menggelar konser dangdutan saat pernikahan dan khitan anaknya, sehingga mengundan kerumunan massa.

“Tersangka telah mengakui semua, meskipun surat pemberitahuan dari Polsek sudah dikeluarkan, tetapi masih juga menggelar konser dangdut tersebut. Bahkan ketika diimbau untuk dilakukan pembubaran tidak dilaksanakan,” ujarnya, Jumat (2/10/2020).

Iskandar menambahkan, berkas penyidikan untuk kasus tersebut telah disusun lengkap dan dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah pada Kamis (1/10/2020) kemarin.

Tersangka akan diancam 216 KUHP ancaman hukuman kurang lebih satu tahun dan pasal 93 tentang Karantina Kesehatan.

“Tersangka kooperatif saat dilakukan pemeriksaan, untuk selanjutnya tersangka akan dikenakan wajib lapor hari Senin dan Kamis setiap minggunya, sampai hasil penelitian berkas dari Kejati diturunkan,” ujarnya.

Seperti diketahui, di tengah pandemi Covid-19, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo (WES) menggelar pesta hajatan dan pernikahan dengan perhelatan konser musik dangdut di lapangan Desa Tegal Selatan pada Rabu (23/9/2020).

Konser dangdut itu mengundang banyak kerumunan dan warga berdesakan di lapangan tersebut yang sebagian tidak menggunakan masker.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.