in

Junjang Adminduk Permudah Layanan Administrasi Kependudukan

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq SE MM, dalam presentasi dan wawancara Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Provinsi Jawa Tengah 2021, di ruang rapat Bupati, Selasa (12/10). (Foto : Pekalongankab.go.id)

 

HALO PEKALONGAN – Kabupaten Pekalongan mengajukan aplikasi Junjang Adminduk, dalam seleksi menuju sepuluh besar Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2021.

Aplikasi ini mendukung pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Pekalongan, yang memiliki wilayah luas, termasuk gunung dan laut.

Hal itu diungkapkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq SE MM, dalam presentasi dan wawancara Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Provinsi Jawa Tengah 2021, di ruang rapat Bupati, Selasa (12/10).

Selain Junjang Adminduk, Pemkab Pekalongan juga mengajukan aplikasi Sapu Jagad yang dipresentasikan Rabu (13/10).

Lebih lanjut dikatakan, inovasi Junjang Adminduk merupakan inovasi layanan administrasi kependudukan, berdasarkan kewenangan pemerintah desa dan fasilitator administrasi kependudukan desa, untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Penerapan inovasi ini, kata dia seperti dirilis Pekalongankab.go.id, juga didukung sepenuhnya oleh pemerintah desa melaui APBDes.

Dijelaskan pula, kondisi wilayah kabupaten Pekalongan yang sangat luas, termasuk gunung dan laut, menjadi pertimbangan munculnya inovasi tersebut. Dengan kondisi geografis semacam itu, masyarakat di sebagian wilayah harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota, hanya untuk mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan.

Dengan adanya aplikasi Junjang Adminduk yang merupakan pelayanan berdasarkan wewenang pemerintah desa ini, ini, masyarakat akan mempermudah masyarakat pedesaan, untuk mengakses pelayanan administrasi kependudukan.

Selain mengatasi masalah jarak, dengan aplikasi ini masyarakat tidak dihadapkan dengan prosedur yang rumit.

Dalam masa pandemi ini, di mana semua serbadibatasi, layanan pemerintah lebih banyak dilakukan secara online. Di sisi lain, tidak semua warga mengerti akan pelayanan dengan sistem online. Dengan Junjang Adminduk, masalah tersebut juga akan teratasi.

Lebih lanjut Fadia Arafiq juga mengatakan Kabupaten Pekalongan juga menjadi jujukan daerah lain, yang ingin menerapkan inovasi serupa.

“Inovasi Junjang Adminduk ini, sejalan dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan, yaitu menciptakan pemerintahan yang bersih berwibawa dan inovatif. Saat ini telah masuk dalam RPJMD teknokratis. Kami berkomitmen untuk melaksanakan inovasi sehingga semakin banyak masyarakat Kabupaten Pekalongan yang mendapatkan layanan administrasi kependudukan secara mudah cepat dan gratis,’ kata dia. (HS-08)

Share This

Program Polda Jateng Mageri Segoro, Pemalang Dapat Jatah Tanam 65 Ribu Bibit Mangrove

Pemkab Batang dan Unwahas Kerja Sama Pendidikan dan Pembangunan