in

Juninho, Andalan Anyar PS Sleman

Gelandang anyar PS Sleman Juninho (kanan) saat lawan Arema FC. (Foto: PS Sleman)

 

HALO SPORT – Pemain anyar yang langsung menjadi penentu kemenangan PS Sleman. Dalam duel melawan Arema FC di BRI Liga 1, Eduardo Jose Barbosa da Silva Junior atau biasa dipanggil Juninho, mencetak gol yang membawa PSS menang 2-1.

Nama boleh panjang, khas Brasil. Namun mereka cukup dipanggil Juninho. Seperti Antonio Augusto Ribeiro Reis Junior yang dipanggil Juninho Pernambucano. Pemain tim nasional Brasil dengan spesialisasi tendangan bebas yang pernah bermain di klub Prancis, Lyon, pada era 2000-an.

Jangan salah dengan Juninho Paulista. Gelandang serang Brasil yang pernah bermain di klub-klub tenar seperti Sao Paulo, Vasco da Gama sampai Palmeiras. Pemain bernama lengkap Osvaldo Giroldo Junior ini juga sempat ke Eropa untuk membela Aletico Madrid dan Middlesbrough.

Berbeda dengan Juninho yang bergabung dengan PSS. Dirinya pun baru pertama kali bermain di Indonesia. Bahkan pemain berusia 26 ini belum pernah meninggalkan negaranya karena selalu membela klub lokal.

“Ini Juninho yang lain. Bukan yang pernah bermain di Eropa. Lagipula usianya lebih muda,” kata Marco Gracia Paulo, Direktur Utama PT PSS yang menaungi klub PSS, saat menanggapi pemain anyar tersebut.

Juninho melakukan debut saat melawan Arema FC, Minggu (19/9/2021). Hanya enam menit saat masuk menggantikan Fitra Ridwan, dia langsung menjebol gawang lawan. Gol yang mengantarkan PSS berbalik unggul 2-1 setelah tertinggal 0-1. Ini menjadi kemenangan pertama PSS di kompetisi.

Pelatih Dejan Antonic secara khusus memberi pujian kepada Juninho yang menjadi penentu kemenangan tim. Menurut dia eks pemain Palmeiras ini mampu memberi inspirasi bagi tim.

“Seorang pemain yang mampu memberi inspirasi bagi tim. Juninho baru bergabung mengikuti latihan. Dia juga masih harus banyak belajar seperti Mario [Maslac]. Namun dia langsung memberi kontribusi besar,” ucap Dejan.

Mantan pelatih Madura United asal Serbia ini menuturkan kehadiran Juninho menjadikan PSS kian solid. Dia optimistis tim bakal lebih kuat sehingga performa PSS makin kuat di kompetisi. Terutama bila striker asal Serbia Nemanja Kojic segera bergabung.

“Kami butuh waktu sedikit lagi untuk menjadikan tim lebih kuat. Kami masih punya slot untuk striker. Dia segera bergabung. Saya optimistis tim ini setahap demi setahap akan menjadi bagus,” kata dia.

PSS melakoni laga selanjutnya melawan Madura United, Sabtu (25/9/2021). Ini menjadi laga yang agak berbeda bagi Dejan yang sebelumnya menangani klub dari Madura itu.

“Kami harus fokus dan positif untuk pertandingan melawan Madura dan tentu kita harus fokus dan positif. Saya hanya ingin mengatakan kepada pemain, apa pun hasilnya mereka harus berpikir positif,” kata Dejan memungkasi.(HS)

Share This

Tertarik Bela Diri Kempo Sejak Kecil

Bidik Enam Kemenangan Beruntun