Jumlah Penderita Covid-19 Turun, Rembang Masuk Zona Kuning

Pelantikan Forum Genre Kabupaten Rembang, periode 2020 – 2022, di Sanggar Budaya Kabupaten Rembang, hari Sabtu (17/10). (Foto : rembangkab.go.id)

 

HALO REMBANG : Kabupaten Rembang yang sebelumnya berada dalam zona oranye penyebaran Covid-19, kini sudah masuk zona kuning. Hal ini berarti ada penurunan kasus yang signifikan di wilayah tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Rembang, Imam Maskur, dalam kegiatan pelantikan Forum Genre Kabupaten Rembang periode tahun 2020 – 2022, di Sanggar Budaya Kabupaten Rembang, seperti dirilis rembangkab.go.id (20/10).

“Alhamdulillah Laporan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, posisi kita Kabupaten Rembang, sudah Kuning. Yang awal saya ke sini orange. Sekarang posisinya kuning, ” imbuhnya.

Imam Maskur yang juga Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Jawa Tengah itu, menuturkan penurunan tidak lepas dari usaha yang dilakukan oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan, yang melakukan operasi yustisi pemakaian masker rutin tiga kali sehari.

Dia mengharapkan posisinya bisa berubah ke zona hijau. Tetapi hal itu perlu diusahakan bersama secara sungguh-sungguh. Jangan sampai justru kembali ke oranye.

Rembang saat ini masih belum benar-benar aman, karena kabupaten tetangga, yaitu Kabupaten Pati dan Kabupaten Blora, masih berada dalam zona merah.

Menurut Imam Maskur, berbagai cara dapat dilakukan untuk mengurangi kemungkinan penularan dari warga kabupaten tetangga. Salah satunya adalah tamu dari daerah merah, tidak menginap di Rembang.

Selain itu semuanya harus tetap mematuhi protokol kesehatan, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, menghindari kerumunan dan menjaga jarak.

Dalam web resmi covid19.rembangkab.go.id update kasus sisa hanya 50 pasien. Di mana 25 pasien dirawat di rumah sakit dan 25 orang menjalani isolasi mandiri. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.