Jumlah Pasien Covid-19 di Magelang Masih Tinggi, Masyarakat Diminta Perketat Protokol Kesehatan

Gambar : freepik.com

 

HALO MAGELANG – Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang meminta semua orang untuk memperketat protokol kesehatan, karena penyebaran Covid-19 di wilayah itu masih terus berlangsung.

Hal itu terlihat dari jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19, hingga Minggu (17/1) yang masih tinggi.

Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, pihaknya akan mengintensifkan operasi yustisi, untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di wilayah tersebut.

“Kabupaten Magelang, memang tidak ikut melaksanakan PPKM (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat). Tetapi demi menekan penyebaran Covid-19, kami tetap akan mengintensifkan operasi yustisi oleh Satpol PP, Kepolisian, dan TNI,” kata dia, seperti dirilis Magelangkab.go.id.

Dia mengatakan, menurut data terakhir yang dihimpun Minggu (17/1), terdapat tambahan satu pasien terkonfirmasi meninggal dari Kecamatan Salaman.

Walau pun demikian ada pula tambahan 44 pasien yang dinyatakan sembuh. Dari jumlah itu, 14 di antaranya berasal dari Kecamatan Ngablak, 12 dari Dukun, 6 dari Salam 6, serta Mungkid dan Candimulyo, masing-masing 5 orang. Selain itu untuk Salaman dan Mertoyudan, masing-masing satu orang.

Hari ini juga ada tambahan 70 pasien terkonfirmasi baru. Sebanyak 14 orang di antaranya dari Mungkid; Secang 9 orang; Srumbung 8 orang; Mertoyudan 7 orang; Grabag 6 orang; Muntilan 4 orang; dan Tempuran serta Candimulyo masing-masing 3 orang.

Selain itu, juga ada di Kajoran, Salaman, Salam, Ngablak, Pakis dan Bandongan, masing-masing dua orang. Juga di Borobudur, Windusari, Sawangan, dan Dukun masing-masing satu orang.

“Dengan demikian, jumlah kumulatifnya menjadi 7.140 orang. Rinciannya 1.464 dalam penyembuhan, 5.500 sembuh dan 176 meninggal,” ungkapnya.

Pasien suspek, menurut data terakhir tersebut, ada tambahan 24 orang. Namun ada tambahan 8 orang yang sembuh dan 19 alih status menjadi terkonfirmasi.

“Dari tambahan itu, jumlah kumulatif pasien suspek kini menjadi 1.228 orang. Rinciannya, 57 dirawat, 1.046 sembuh, 22 menjalani isolasi mandiri dan 102 dinyatakan selesai menjalani isolasi mandiri,” kata dia. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.