in

Jumat Berkah, Berbagi Walau Sekadar Nasi Bungkus

Dwi Ratnawati pemilik Warung Makan Bu Tum.

 

HALO SEMARANG – Aksi kepedulian terhadap sesama dengan berbagi telah marak dilakukan oleh masyarakat, jauh sebelum masa pandemi. Meski pun sekadar nasi bungkus yang dibagikan kepada masyarakat setiap hari Jumat, namun kebiasaan ini sudah memasyarakat sejak beberapa waktu lalu.

Seperti yang dilakukan oleh Dwi Ratnawati pemilik Warung Makan Bu Tum. Ia berinisiatif berbagi nasi bungkus bukan berarti mempromosikan warungnya. Melainkan meneruskan kegiatan rutin yang dilakukan oleh sang ibu setiap hari Jumat.

Sederhana, ia menulis di kertas putih dengan pena hitam ‘Silahkan Ambil’ yang dipampang jelas pada di toples kerupuk sebelah susunan rapi nasi bungkus pada meja yang diperuntukkan kepada masyarakat.

“Sebelumnya setiap Jumat ibu saya selalu membuat nasi bungkus di rumah, kemudian dititipkan ke musala dan masjid. Setelah Ibu meninggal Rabu kemarin, pada Jumat ini adalah pertama kali kami bagi-bagi nasi bungkus di depan warung peninggalan ibu,” tuturnya, saat ditemui halosemarang.id di warungnya daerah Genuk Krajan, RT IV RW IV, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, Jumat (16/07/2021).

Meski saat ini banyak masjid yang meniadakan salat berjamaah, Dwi tetap membagikan menjelang waktu Salat Jumat. Baginya, walau nasi bungkus, ia berharap dapat memberikan keberkahan kepada orang yang telah menerima.

“Semoga kami dapat membagikan nasi bungkus pada Jumat depannya,” kata ibu anak tiga ini.

Ia menambahkan, kegiatan Jumat Berkah ini dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat, salah satunya untuk menginspirasi untuk selalu berbagi.

“Sebagai makhluk sosial seharusnya melakukan hal seperti ini, apalagi dalam keadaan sulit seperti ini,” tandasnya.(HS)

Share This

Berharap Pandemi Berakhir, Pemkab Kendal Gelar Gema Bersholawat

Kunjungan Kerja Ke Semarang, Ini Yang Disampaikan Kapolri dan Panglima TNI