Juara yang Tak Suka Popularitas

Petr Yan/dok.

 

HALO SPORT – Meski berstatus juara kelas bantam Ultimate Fighting Championship (UFC), Petr Yan memilih membumi dan tidak haus akan popularitas.

Petarung asal Rusia berusia 27 tahun ini meraih sabuk juara pada Juli lalu. Tampil beringas di oktagon, Petr sukses menang KO atas Jose Aldo.

Menjadi juara UFC membuat Yan menyadari mulai banyak dikenali banyak orang.

‘’Popularitas saya semakin bertambah seiring dengan pertarungan itu,’’ ujar Petr seperti dilansir dari Championat.

‘’Fakta juara dari kompetisi top dunia membuat Anda semakin banyak dikenal orang. Mereka mengetahuinya di mana saja,’’ imbuh petarung berjuluk Tak Kenal Ampun ini.

Menariknya, jika diminta memilih lebih populer atau tidak, Yan terang-terangan memilih ‘’tidak’’. Pasalnya, tingkat popularitas bukanlah hal yang dia pedulikan. Petr memang kurang suka menarik perhatian orang lain.

‘’Ini antara baik dan buruk. Saya tidak suka terlalu banyak menarik perhatian. Ke mana pun pergi, saya seperti diamati, padahal kita ini manusia bukan alien.’’ ungkapnya.

Yan memilih pasif terhadap atensi untuk dirinya. Baginya, popularitas malah cenderung menyusahkan.

Kendati begitu, Petr tak lantas mengesampingkan para penggemarnya. Dia selalu berterima kasih kepada orang-orang yang telah mendukung dan menyukainya.

Yan bakal melakoni duel menghadapi Aljamain Sterling dalam upaya mempertahankan gelarnya. Partai ini diplot dalam rencana tahun depan.

Petr menguasai tinju dan muay thai. Dia kuat di atas dan tangguh dalam permainan bawah. Rekornya di mixed martial arts (MMA) adalah 16 kali menang dan hanya sekali kalah.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.