in

Juara Liga Champions, Chelsea, Kante, Dan Tuchel

Thomas Tuchel mengangkat piala Liga Champions.

 

HALO SPORT – Chelsea sukses meraih gelar juara Liga Champions 2020-2021 seusai mengalahkan Manchester City 1-0 pada laga final di Estadio do Dragao pada Sabtu (29/5/2021) atau Minggu dini hari WIB.

Gol penentu kemenangan Chelsea dicetak oleh bintang muda timnas Jerman, Kai Havertz, pada menit ke-43. Ini adalah gelar Liga Champions kedua Chelsea. The Blues, julukan Chelsea, pertama kali mengangkat trofi Liga Champions pada musim 2011-2012.

Banyak yang berpendapat, ada dua sosok sentral di lapangan yang mengantar klub London ini menjadi juara Liga Champions.

Tanpa menafikan peran skuad lainnya, serta Kai Havertz yang mencetak satu-satunya gol di laga itu, dua sosok sentral ini adalah N’Golo Kante dan Thomas Tuchel.

Chelsea dilaporkan akan menyiapkan kontrak jangka panjang untuk N’Golo Kante setelah tampil brilian di final Liga Champions 2020-2021. Meski demikian, N’Golo Kante adalah bintang Chelsea sesungguhnya di pertandingan final semalam.

N’Golo Kante yang tampil spartan dan penuh determinasi, membuat Man City kesulitan menembus pertahanan Chelsea.

Man City tercatat hanya sekali mampu melakukan tembakan mengarah gawang yakni pada menit ke-8, saking sulitnya membongkar pertahanan Chelsea.

Berkat penampilan memukaunya, N’Golo Kante akan diberikan pembaruan kontrak berjangka panjang oleh Chelsea.

Hal itu dilaporkan oleh jurnalis sepak bola asal Italia yang biasa meliput proses transfer pemain di Eropa.
“N’Golo Kante akan ditawarkan pembaruan kontrak jangka panjang dari Chelsea beberapa pekan ke depan,” cuit @FabrizioRomano pada 30 Mei 2021.

Setelah memenangi gelar Liga Champions, N’Golo Kante mengaku sudah tak memikirkan pencapaian individual, termasuk Ballon d’Or.

“Memikirkan Ballon d’Or? Tidak, kami sedang menaikmati gelar Liga Champions kemudian Euro,” tuturnya.

N’Golo Kante pun tidak peduli dengan pengharagaan pemain terbaik di laga final semalam.

“Hal yang terpenting adalah kami berhasil menjuarai Liga Champions,” ucapnya menegaskan.

Selain Kante, momen spesial juga dirasakan Thomas Tuchel usai menjuarai Liga Champions. Manajer Chelsea itu akhirnya bertemu juga pemilik klub Roman Abramovich.

Tuchel yang baru menangani tim lima bulan lalu tentu jadi pihak yang paling tersenyum. Manajer asal Jerman itu setidaknya bisa membuktikan bahwa Chelsea sudah tepat memilihnya.

Apalagi partisipasi Chelsea di final Liga Champions ini ditonton langsung oleh pemilik klub Roman Abramovich. Abramovich beserta kedua anaknya juga turun ke lapangan di akhir laga untuk merayakan gelar juara serta memegang si Kuping Besar.

Momen inilah yang sudah dinanti oleh fans Chelsea dan tentunya Tuchel, karena dia belum pernah bertemu Abramovich setelah menangani klub.

“Saya sudah bicara dengan pemilik klub di lapangan. Saya rasa ini adalah momen terbaik untuk bertemu pertama kali. Atau yang terburuk, karena bisa saja seperti itu setelah hari ini,” ujar Tuchel seperti dikutip ESPN.

“Kami akan bicara lebih banyak besok dan setelah ini, saya tak sabar. Saya pastikan kepadanya bahwa saya tetap lapar, saya ingin langsung memenangi titel juara. Saya merasa sangat senang bisa jadi bagian klub yang sangat ambisius, serta tim yang kuat yang cocok dengan keyakinan dan hasrat saya di sepak bola ini,” sambungnya.

“Menyenangkan rasanya bisa bertemu dia sedekat ini. Kami terus menjalin kontak meski tidak secara personal, tapi rutin kok. Dia langsung tahu dari saya soal apa yang terjadi di klub ini. Menyenangkan bisa bertemu dengannya,” tandasnya.(HS)

Tetap Waspada Hujan Deras dan Angin Kencang

Peran Krusial Bintang Bayern di Timnas Jerman