in

Jokowi Batal Resmikan Pasar Kaliwungu, Pedagang Tetap Buka Kios

Teras depan Pasar Pagi Kaliwungu saat selesai dibangun.

 

HALO KENDAL – Presiden RI Joko Widodo batal berkunjung ke Kendal untuk meresmikan Pasar Pagi Kaliwungu yang pembangunanya berada di bawah Satuan Kerja (Satker) pelaksana pembangunan Kementerian PUPR, Kamis (20/5/2021).

Asisten Pembangunan Setda Kendal, Tavip Purnomo mengatakan, rencananya Presiden bersama menteri PUPR dan pejabat lainnya akan melaksanakan kunjungan ke Semarang dan Kendal.

“Bapak Presiden Jokowi bersama Menteri PUPR dan pejabat lainnya akan melakukan peresmian tiga proyek, dua di antarnya adalah proyek pembangunan Pasar Pagi Kaliwungu, di Kabupaten Kendal dan proyek Bendung Karet Banjir Kanal di Semarang,” terangnya.

Padahal persiapan matang sudah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kendal guna menyambut kedatangan orang nomor satu di Indonesia tersebut. Persiapan itu juga melibatkan TNI dan Polri.

“Pihak Pemkab Kendal juga melakukan kordinasi dengan TNI dan Polri serta dinas terkait, guna menyambut kedatangan Presiden agar mempersiapkan sarana dan pendukung lainnya,” jelas Tavip.

Selain itu, persiapan juga telah melibatkan Dinas Kesehatan Kendal yang akan melakukan vaksinasi kepada pedagang dan swab PCR.

“Karena dengan alasan tertentu dan berbagai pertimbangan sebagaimana diinformasikan oleh protokol kepresidenan, bahwa untuk rencana kedatangan Presiden Jokowi ke Kabupaten Kendal dibatalkan,” imbuhnya.

Di tempat lain, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Pagi Kaliwungu, Faisal Mukri mengatakan, meski Presiden Jokowi batal datang ke Kendal, pihaknya akan tetap mengondisikan pedagang untuk buka seperti biasa.

Menurutnya, selama ini ada tradisi warga Kaliwungu tidak akan berjualan atau membuka toko dan kiosnya saat merayakan Lebaran Syawalan. Namun karena ada rencana kedatangan Presiden Jokowi, maka pedagang akan berjualan untuk memberikan sambutan.

“Kita mencoba untuk komunikasi dengan pedagang agar tetap bisa buka saat peresmian Pasar Pagi Kaliwungu yang bertepatan dengan Lebaran Syawalan tersebut,” ujarnya.

Dikatakan, karena masih dalam pandemi Covid-19, maka nantinya ada pembatasan pedagang yang buka, sehingga tidak semua pedagang yang diminta untuk membuka kios atau lapaknya.

Sehingga, khusus kios yang berada di depan pasar diminta buka termasuk yang akan dilewati Presiden.

“Sebelumnya pedagang juga akan divaksin dan jalani swab PCR selain itu pedagang kaki lima (PKL) yang ada di depan dan samping pasar akan dibersihkan,” ungkap Faisal.

Salah seorang pedagang, Eva Hartanti mengaku tetap akan buka kiosnya, meski Kamis bertepatan dengan Lebaran Syawal.

“Kalau Lebaran Syawal biasanya kami tutup. Tapi karena kabarnya ada bapak Presiden Jokowi yang akan meresmikan Pasar Pagi Kaliwungu, maka kios tetap kami buka,” timpal Eva.(HS)

Coba Palsukan Dokumen Kesehatan, Calon Penumpang Pesawat Bandara Ahmad Yani Ditangkap

Terbangkan Balon Udara Tidak Dilarang, Ini Aturannya