in

Jelang Ramadan Harga Bawang Putih Malah Naik

Kepala DInas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto ketika mengecek harga sayur di pasar tradisional.

 

HALO SEMARANG – Jelang Ramadan, Dinas Perdagangan Kota Semarang dan stakeholder terkait melakukan inspeski mendadak (sidak) ke beberapa pasar tradisional di Kota Semarang, Selasa (9/4/2019). Pasar yang menjadi sasaran sidak kali ini yaitu Pasar Langgar dan Pasar Sampangan.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, sidak ini guna memastikan stok bahan pangan menjelang Ramadan aman dan harga stabil. Dari hasil sidak, stok bawang putih sedikit terhambat pasalnya terdapat kenaikan harga sekitar Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu/kg. Harga bawang putih semula berkisar Rp 40 ribu hingga Rp 45 ribu/kg, saat ini menjadi kisaran Rp 52 ribu hingga Rp 54 ribu/kg.

“Kenaikan itu masih normal karena saat ini kondisi kerap hujan dan menyebabkan bawang putih mudah busuk. Sehingga, pasokan sedikit terlambat, sementara permintaan naik,” jelas Fajar di sela sidak.

Dia memastikan harga bawang putih akan kembali stabil dalam kurun waktu satu bulan. Sementara stok bahan pangan seperti telur, beras, gula dan komoditi lainnya dalam kondisi aman. Harga sejumlah komoditi juga stabil.

“Nanti kami akan lakukam operasi pasar dan cek lagi sepekan sebelum puasa dan akan kami lakukan evaluasi terkait komoditi yang dibutuhkan,” terangnya.

Di samping mengecek stok dan harga bahan pangan, menjelang Ramadan ini Dinas Perdagangan juga mengecek beberapa Stasiun Pengisi Bahan Bakar Umum (SPBU) guna memastikan tidak ada kecurangan dalam setiap penakaran bahan bakar. Dalam sidak kali ini, Dinas Perdagangan bersama stakeholder terkait mengunjungi SPBU Sriwijaya dan SPBU Gajahmungkur.

Sementara, salah satu pedagang Pasar Langgar, Suliatiani mengaku sudah tidak menyetok bawang putih hampir satu bulan. Hal ini lantaran harga bawang mahal dan pasokan sangat sedikit. Jika mendapatkan stok pun pihaknya harus memilah-milah sebab tidak semua bawang putih yang datang dalam kondisi baik.

“Kalau ada pun saya pilah-pilah karena kalau tidak gitu nanti rugi,” katanya.

Dia menambahkan, akan mulai menyetok bawang putih lagi ketika harga sudah kembali normal.(HS)

Jalur Kaligawe Kerap Tergenang, Ini Kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang

Saat Kaligawe dan Wilayah Genuk Banjir, Wali Kota Semarang Terima Penghargaan Pembangunan