in

Jelang Pelantikan, Dico Resmikan KB Bina Mulia di Desa Sukolilan

 

Bupati Kendal terpilih, Dico M Ganinduto saat meresmikan Sekolah Ramah Anak Kelompok Bermain (KB) Bina Mulia di Desa Sukolilan, Kecamatan Patebon, Kamis (25/2/2021).

 

HALO KENDAL – Jelang pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kendal, Dico M Ganinduto selaku Bupati Kendal terpilih meresmikan Gedung Sekolah Ramah Anak Kelompok Bermain (KB) Bina Mulia di Desa Sukolilan, Kecamatan Patebon, Kamis (25/2/2021).

“Saya berharap, dengan berdirinya gedung KB Bina Mulia ini, pendidikan di Desa Sukolilan bisa lebih baik lagi. Apalagi sekarang sudah memiliki gedung sendiri,” ungkapnya di sela peresmian.

Peresmian dihadiri anggota Komisi D DPRD Kendal dan pejabat Disdikbud Kendal dan tokoh masyarakat setempat.

Dikatakan, bahwa bidang pendidikan merupakan salah satu yang mendapat perhatian khusus, karena pendidikan berbanding lurus dengan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Jika pendidikan maju, maka akan tercipta SDM yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan SDM di Kabupaten Kendal. Untuk itu harus bisa berkolaborasi antara pemerintah dengan masyarakat, agar SDM di Kabupaten Kendal bisa lebih baik lagi,” kata Dico.

Ditambahkan, bahwa tugas pendidikan untuk menumbuhkan kembangkan anak-anak yang berkarakter merupakan tanggung jawab bersama.

Jadi, lanjut Dico, tidak hanya pemerintah atau pemerintah daerah, tapi peran serta masyarakat juga sangat dibutuhkan.

“Kami berharap KB Bina Mulia ini bisa menjadi sekolah layak anak yang bisa dicontoh sekolah lain di Desa Sukolilan, dan sekolah lainnya di Kecamatan Patebon,” harapnya.

Ketua Yayasan KB Bina Mulia, Damiri berharap, dengan gedung baru ini, pendidikan di KB Bina Mulia bisa semakin maju dan berkualitas.

“Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu berdirinya gedung sekolah ini. Dengan demikian bisa terwujud anak-anak yang terampil dan berakhlak mulia,” ucapnya.(HS)

Share This

Polda Jateng Luncurkan Program QRIS Cashles Polres Magelang dan SKCK Door to Door

DLH Kota Semarang: Sampah Medis Penanganan Covid-19 Capai 320 Kilogram Perhari