in

Jelang Nataru, Pemkab Klaten Dirikan Empat Posko Keamanan dan Tutup Fasilitas Umum

Pos Pelayanan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 yang didirikan Polres Klaten, di depan Gedung Sunan Pandanaran, kawasan Alun-alun Klaten. (Foto : Klatenkab.go.id)

 

HALO KLATEN – Pemerintah Kabupaten Klaten menyiapkan empat posko keamanan di lokasi strategis, menjelang perayaan natal dan malam pergantian tahun baru 2022. Posko-posko tersebut berada di Prambanan, depan Alun-Alun Kota Klaten, Delanggu, dan Jatinom.

Kepala Dinas Perhubungan Klaten, Supriyono Selasa (21/12) menjelaskan pengamanan di empat posko itu melibatkan aparat keamanan terkait.

“Kami sudah koordinasi dan bekerja sama dengan jajaran keamanan terkait, mulai TNI, polri, Satpol PP, termasuk jajaran keamanan lainnya. Kami akan terjunkan 100 lebih personel dari jajaran Dinas Pehubungan. Diharapkan menjelang perayaan Natal dan Tahun baru 2022, semua berjalan aman dan tertib,” kata dia, seperti dirilis Klatenkab.go.id.

Para petugas di posko-posko itu, nantinya akan memeriksa pengguna jalan dan memastikan mereka mematuhi protokol kesehatan, terutama mengenakan masker. Petugas juga akan memastikan masyarakat sudah menggunakan aplikasi peduli lindungi.

“Kami akan aktif memeriksa pengguna jalan. Pastikan masyarakat sudah mengakses aplikasi peduli lindungi, kaitannya kepastian sudah vaksinasi. Kami berharap warga tetap di rumah saja selama malam pergantian tahun baru 2022. Jangan ada arak-arakan kendaraan di malam tahun baru. Kami ingin pastikan semua berjalan aman dan tertib,” kata dia.

Selain mendirikan posko, pada malam pergantian tahun, Pemkab Klaten juga akan menutup fasilitas umum, khususnya Alun-alun Kota Klaten. Kebijakan ini diambil untuk mencegah kerumuman massa, pada malam tahun baru, sekaligus mencegah penyebaran Covid-19.

“Mulai 31 Januari 2021 sampai 1 Januari 2022 Alun-alun Kota Klaten akan kami tutup. Tidak hanya itu, untuk fasilitas umum yang dimungkin munculnya kerumunan seperti Taman Kota Lampion dan Hutan Kota Gergunung juga ditutup. Termasuk fasilitas umum yang tersebar di kecamatan. Kebijakan ini untuk diketahui dan dipahami masyarakat, agar tidak ada kerumumunan di malam pergantian tahun,” kata dia.

Sebelumnya, Bupati Klaten Sri Mulyani telah menerbitkan Instruksi Bupati Nomor 25 Tahun 2021 tanggal 14 Desember 2021, tentang Pencegahan dan Penanggulangan Virus Corona Desease 19, pada saat Natal 2021 dan Perayaan Tahun Baru 2022.

Poin penting dalam Inbup tersebut, di antaranya mengaktifkan fungsi Satgas Covid-19 di semua jenjang, penggunaan masker dua lapis dan protokol kesehatan, perayaan Natal dilakukan secara sederhana dengan kapasitas tidak lebih dari 50%, penerapan aplikasi PeduliLindungi di objek wisata, penutupan fasilitas umum, dan larangan arak-arakan di malam tahun baru. (HS-08)

Dekranasda Klaten Perlu Dorong UMKM Lokal untuk Go Digital

Tanamkan Moderasi Beragama di Lembaga Pendidikan