in

Jelang Nataru, Dewan Minta Dishub Kota Semarang Sediakan Kantong Parkir Bagi Wisatawan

Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang, Rahmulyo Adi Wibowo

HALO SEMARANG – Jelang Natal dan Tahun Baru 2024, jajaran DPRD Kota Semarang meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang bisa memberikan rasa nyaman dan aman bagi wisatawan saat berkunjung ke Kota Semarang. Terutama, di pusat keramaian maupun lokasi wisata yang menjadi jujugan wisatawan yang akan berlibur saat Nataru. Apalagi diprediksi, akan ada lonjakan jumlah wisatawan yang akan berkunjung ke Kota Semarang saat libur Nataru nanti.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang, Rahmulyo Adi Wibowo, Selasa (12/12/2023).

Menurutnya, yang harus menjadi perhatian Dishub yaitu parkir liar, yang memungut tarif parkir kendaraan yang tidak sesuai Peraturan Daerah (Perda). “Selain parkir liar, pedagang yang mremo dengan memanfaatkan situasi untuk menjual dagangannya di luar batas kewajaran, juga bisa menimbulkan masalah dikemudian hari. Karena perbedaan harga yang begitu jauh itu justru buat persoalan baru berefek pada image Kota Semarang,” paparnya.

Dishub Kota Semarang juga perlu mempersiapkan kantong-kantong parkir resmi dijaga petugas. Karena diprediksi akan ada banyak wisatawan yang masuk ke Kota Semarang saat libur NNataru. “Karena apabila dapat dikelola dengan baik, pemasukan parkir dari wisatawan bisa menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dan saya yakin untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan selama Nataru, tentunya aparat kepolisian telah bergerak, penting juga peran dari masyarakat untuk ikut menjaga kotanya,” imbuhnya.

Beberapa destinasi yang bakal menjadi jujugan wisatawan di Kota Semarang saat libur Nataru, diantaranya objek Wisata Goa Kreo, Sam Poo Kong, Kota Lama, dan wisata edukasi Semarang Zoo atau Bonbin Mangkang. “Pengelola wisata juga diminta untuk mempersiapkan tempat yang baik dan bersih serta ramah bagi wisatawan. Kalau Kota Semarang cantik, bersih dan aman, akan menjadi jujugan favorit bagi wisatawan dari luar kota,” pungkasnya.

Sementara, Plt Kepala Dishub Kota Semarang, Danang Kurniawan mengatakan, terkait antisipasi parkir kendaraan wisatawan saat libur Nataru, pihaknya telah menyiapkan beberapa kantong parkir, namun tidak menutup kemungkinan akan meluber ke beberapa ruas jalan. “Terutama di lokasi yang menjadi daya tarik perjalanan orang ke sana. Misalnya pusat oleh-oleh, akan menjadi jujugan. Memang kadang pengunjung parkir di jalan yang sebenarnya dilarang untuk parkir. Ada juga yang parkir di emperan toko yang tidak representatif,” katanya

Pihaknya menyebutkan, ada beberapa lokasi kantong parkir untuk kendaraan wisatawan yang akan menuju pusat oleh-oleh, yakni di Batan Selatan (sekitar Balai Kota Semarang), kemudian gang samping Museum Lawang Sewu, maupun DP Mal, dan di Jalan Imam Bonjol. “Dan nantinya, kita backup dengan angkutan gratis mobil shuttle, khusus mobilisasi di tengah kota,” jelasnya.

Masyarakat juga diimbau, untuk menitipkan kendaraan di lokasi parkir yang resmi. “Sekarang ada lokasi tertentu, sudah menerapkan pembayaran tarif parkir menggunakan parkir elektronik. Nantinya akan ada petugas patroli keliling yang memberikan peringatan maupun dilakukan penindakan langsung jika masih ada yang parkir sembarangan. Karena lokasi parkir ini bisa membahayakan, menyebabkan kecelakaan dan kemacetan. Sedangkan yang parkir di lokasi larangan akan digembok,” pungkasnya.(HS)

Ciptakan 204 Inovasi Selama 2023, Pemprov Jateng Raih Innovative Government Award 2023

Jokowi Dorong Penyelesaian UU Perampasan Aset