Jelang Natal Dan Tahun Baru, Harga Bahan Kebutuhan Pokok Naik

Pedagang sembako di Pasar Karangayu Semarang menata berbagai bahan kebutuhan pokok di kiosnya.

 

HALO SEMARANG – Menjelang Natal dan Tahun Baru 2021, harga berbagai bahan kebutuhan pokok di beberapa pasar tradisional di Kota Semarang mulai naik. Seperti dari pantauan halosemarang.id, harga sembako di pasar tradisional Karangayu Semarang, berbagai komoditas pangan mengalami kenaikan, di antaranya minyak goreng dan telur ayam. Kenaikan harga komoditas ini, menurut pedagang telah terjadi sejak awal Desember 2020.

Salah satu pedagang sembako di Pasar Karangayu, Anita (28) mengatakan, ada kenaikan harga sembako terutama minyak goreng dan telur ayam. Dia menambahkan, sekarang ini harga minyak goreng Rp 26 ribu per liternya, dari harga sebelumnya Rp 24 ribu per liter. Atau naik sebesar Rp 2 ribu.

“Telur dari harga Rp 22 ribu per kilogram menjadi Rp 26 ribu, atau naik Rp 4 ribu. Sedangkan komoditas yang harganya masih tetap stabil seperti gula dan beras. Yakni gula berkisar Rp 12 ribu perkilogram, dan beras mulai Rp 9 ribu- Rp 12 ribu perkilogram,” terangnya, Selasa (15/12/2020).

Pedagang lainnya, Rini (65) mengatakan, kenaikan harga juga dialami pada daging ayam. Yakni harga saat ini naik menjadi Rp 37 ribu per kilogram, dari harga semula sekitar Rp 30 ribu per kilogram.

“Kenaikan harga daging ayam ini terjadi sejak seminggu yang lalu,” katanya.

Menurutnya, kenaikan akan terus terjadi hingga Natal dan Tahun Baru. Meski naik, permintaan bahan pangan masih stabil. Dia juga mengaku, dalam sehari dapat menjual sebanyak 10-20 ekor ayam.

Sementara itu, Sunarti (34) pedagang sayur, juga mengatakan adanya kenaikan harga cabe. Baik jenis cabe rawit merah, cabe rawit hijau dan cabe keriting merah, semuanya terus melonjak. Dari pantauan, harga cabe rawit merah dan cabe keriting merah saat ini masih di harga Rp 50 ribu per kilogram, dari harga semula Rp 40 ribu. Atau naik cukup tinggi yakni Rp 10 ribu per kilogram.

“Begitu juga cabe rawit hijau, naik menjadi Rp 40 ribu perkilogram, dari Rp 30 ribu. Atau naik sebesar Rp 10 ribu atau 50 persen. Dan kenaikan harga juga terjadi sejak seminggu yang lalu,” katanya.

Sedangkan komoditas lainnya, kata dia, seperti kol juga mulai merangkak naik, dari Rp 6 ribu menjadi Rp 8 ribu. Naik Rp 2 ribu perkilogram.

“Lalu, tomat terjadi lonjakan dari harga Rp 8 ribu perkilogram, menjadi Rp 15 ribu. Atau naik sebesar Rp 7 ribu. Dan harganya yang masih stabil, yakni bawang merah, bawang putih, jipang, kentang dan buncis. Selain itu untuk komoditas bawang putih dan bawang merah saat ini yang berkisar Rp 30 ribu -40 ribu per kilogram,” pungkasnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.