Halo Semarang
Take a fresh look at your lifestyle.

Jelang Liburan Sekolah, Asiknya Berwisata Naik Bus Tingkat Wisata Keliling Kota Semarang

Tulisan ini adalah kiriman dari Septi Kumala Sari, Mahasiswa Jurusan Teknologi Pendidikan Unnes.

Bus tingkat wisata milik Pemkot Semarang menjadi salah satu primadona pilihan berlibur di Kota Semarang.

 

MEMASUKI musim libur sekolah, rupanya bus tingkat wisata milik Pemkot Semarang menjadi salah satu primadona pilihan berlibur di Kota Semarang. Bus yang ditujukan untuk meningkatkan kunjungan pariwisata Kota Semarang ini tidak hanya menarik minat wisatawan dari luar daerah, tapi juga warga Semarang sendiri.

Menjelang akhir tahun ini tidak sedikit warga yang ingin mencoba berkeliling kota dengan bus tingkat atau double decker tersebut. Data dari pihak pengelola, kebanyakan penumpang ialah para orang tua yang mengajak anak dan keluarganya mengisi waktu liburan sekolah dengan mengelilingi Kota Semarang menggunakan bus tingkat gratis tersebut.

Mamom Alqarni yang juga staff Fasilitas Transportasi Dishub Kota Semarang mengatakan, bahwa puncak ramai pengunjung ialah saat musim liburan sekolah.

“Saat hari biasa waktu ramai pengunjung hanya pada hari Sabtu dan Minggu saja, tetapi saat mulai memasuki waktu liburan bisa setiap hari ramai pengunjung,” ujarnya.

Meski banyak peminat yang ingin berkeliling Kota Semarang menggunakan bus ini, tetapi armada bus yang beroperasi masih sanggup menampung seluruh calon penumpang.

“Dulu waktu baru satu armada yang beroperasi memang sampai ada penumpang yang tidak kebagian tiket. Tetapi karena sekarang sudah ada tiga bus yang beroperasi jadi sudah bisa menampung semua penumpang,” ujarnya.

Bagi sebagian warga Kota Semarang, keberadaan tiga bus tingkat milik Pemkot Semarang ini sudah tidak asing lagi karena kerap berlalu lalang di jalanan Kota Semarang. Tiga bus tersebut mempunyai nama yang berbeda, yaitu Si Kenang dan Si Denok yang lebih dulu hadir, kemudian menyusul Si Kuncung yang baru diluncurkan awal tahun 2019 dan resmi beroperasi.

Ketiganya memiliki rute yang hampir sama. Untuk Si Kenang dimulai dari Jl Jenderal Sudirman, kemudian melewati Tugu Muda, dan berlanjut ke Jl Imam Bonjol sampai masuk Kota Lama. Kemudian perjalanan bus lanjut ke Jl Pemuda, setelah itu ke Jl Pandanaran memutari Simpanglima, kembali lagi ke Jl Pandanaran, lalu ke Jl Dr Sutomo dan berhenti 15 menit di Kampung Pelangi. Kemudian perjalanan masih dilanjutkan ke Museum Ranggawarsita lewat Jl Kaligarang dan Jl Pamularsih.

Sedangkan untuk bus Si Denok dimulai dari Jl Jenderal Sudirman, kemudian melewati Tugu Muda, dan langung ke Jl Pandanaran Simpanglima, kemudian ke Jl Gajah Mada, lalu keliling Kota Lama, dan kemudian ke Jl Pemuda melewati Kampung Pelangi dan kembali ke Museum Ranggawarsita.

Hari operasional ketiga bus mulai Selasa sampai Minggu, sedangkan hari Senin dikhususkan untuk yang mengajukan proposal kerja sama. Bagi rombongan yang ingin mengajukan kerja sama bisa mengirimkan proposal dan surat permohonan ke Kantor Dinas Perhubungan Kota Semarang. Sedangkan jam operasional ketiga bus ialah pada pukul 08.00, 11.00, dan 15.00 WIB.

Sebelumnya titik keberangkatan bus dimulai dari Museum Mandala Bhakti, namun dikarenakan adanya pembangunan di wilayah Museum Mandala Bhakti, alhasil titik keberangkatan dan pendaftaran ketiga bus dipindahkan ke Museum Ranggawarsita. Untuk penumpang yang ingin menaiki bus tingkat ini diharuskan membeli tiket yang tersedia di loket.

“Tenang saja untuk tiket tidak akan dipungut biaya alias gratis, penumpang hanya diharuskan menunjukkan kartu identitas pribadi dengan tiket sesuai nomor tempat duduk yang nantinya akan dikembalikan setelah selesai,” kata Mamom Alqarni.

Bus yang sanggup menampung 70 penumpang ini juga memiliki fasilitas yang lengkap. “Fasilitas busnya lengkap, ada CCTV untuk menjaga keamanan dan beberapa fasilitas lainnya. Yang pasti busnya nyaman banget untuk perjalanan mengelilingi Kota Semarang, jadi tidak penat saat lalu lintas lagi macet”, ujar Yana Prilia, salah satu penumpang.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang