Jelang Libur Panjang, Volume Kendaraan Yang Masuk ke Jateng Diprediksi Naik Hingga 40 Persen

Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna.

 

HALO SEMARANG – Jelang libur panjang pada 28 Oktober hingga 1 November 2020, Polda Jawa Tengah bersama Kodam IV Diponegoro dan Pemprov Jateng mulai mempersiapkan operasi pengamanan dan protokol kesehatan.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna mengatakan, petugas gabungan lintas sektor Polda Jateng, Kodam IV Diponegoro, dan Pemprov Jateng akan membuat posko pantau Jalur dan pos bergerak di sejumlah Jalan Tol maupun Jalan Pantura dan lokasi wisata.

Menurutnya, pergerakan volume kendaraan yang masuk Jateng diprediksi akan terjadi mulai Selasa (27/10/2020), mengingat pemerintah telah menetapkan cuti bersama mulai 28 Oktober hingga 1 November.

“Kenaikan jumlah kendaraan yang masuk Jateng diperkirakan naik 10 persen hingga 40 persen, dari jumlah hari biasa. Pada liburan panjang kali ini akan ada kenaikan kendaraan yang masuk dari wilayah DKI dan Jabar,” ujarnya di Semarang, Sabtu (24/10/2020).

Iskandar menambahkan, Jateng fokus pada pengamanan dan pemantauan kenaikan volume kandaraan yang masuk wilayah Jateng maupun sebaliknya.

“Pos pantau didirikan untuk melihat kenaikan volume arus lalu lintas dan melakukan rekayasa lalu lintas, bilamana terjadi kenaikan jumlah kendaraan. Untuk kewilayahan kami berkoordinasi dengan kewilayahan (Polres). Kami lakukan pos bergerak, nanti sistemnya mobile,” paparnya.

Selain soal pengamanan dan lalu-lintas, pihaknya juga akan fokus pada penegakan protokol kesehatan Covid-19. Hal ini untuk mencegah penularan pandemi corona.

Di mana semua kendaraan dan masyarakat yang masuk wilayah Jawa Tengah akan dicek penggunaan masker, jumlah penumpang di dalam kendaraan harus sesuai dengan protokol kesehatan yakni 50 persen dari kuota, dan di dalam kendaraan harus dilengkapai antiseptic atau hand sanitizer.

“Kami utamakan protokol kesehatan, mulai dari mengecek kendaraan, semua orang yang akan melintas, baik di jalan tol maupun di jalan-jalan utama. Kami pastikan mereka menggunakan masker dan menjaga jarak. Artinya di dalam kendaraan itu tidak boleh terlalu padat, kemudian tersedianya antiseptic di kendaraan itu,” paparnya.

Dia menambahkan, sesuai koordinasi antarinstansi akan dilakukan rapid test secara sampling yang akan dikonsentrasikan di Gerbang Tol Kalikangkung.
“Selain di lokasi tersebut, pelaksanaan tes cepat Covid-19 juga dilakukan di sejumlah objek wisata,” katanya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.