Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Harga Kebutuhan Masih Terpantau Stabil

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat melakukan peninjauan ke pasar tradisional, Senin (23/12/2019).

 

HALO SEMARANG – Memasuki libur panjang jelang Natal dan Tahun Baru, sejumlah ruas jalan di Kota Semarang ramai dipadati wisatawan yang dari luar kota. Meskipun arus lalu lintas tetap berjalan lancar, namun waktu tempuh mengemudi mulai terasa sedikit lebih lama dari biasanya. Hal itu tentu saja berpengaruh kepada aktivitas ekonomi di Kota Semarang yang kemudian menjadi lebih sibuk dari hari biasa.

Tak hanya itu, peningkatan aktivitas ekonomi itu pun dimungkinkan juga akan berpengaruh pada meningkatnya kebutuhan bahan makanan di Ibu Kota Jawa Tengah.

Mengantisipasi terjadinya kenaikan harga bahan makanan karena permintaan yang tinggi tersebut, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi beserta jajaran dan juga Forkopimda Kota Semarang melakukan peninjauan ke pasar tradisional, Senin (23/12/2019).

Pasar Pedurungan menjadi salah satu titik tinjauan rombongan yang bertolak dari Balai Kota Semarang sekitar pukul 11.00 siang itu. Setibanya di Pasar Pedurungan, Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu kemudian berkeliling mengunjuni beberapa los pedagang untuk berdialog.

“Pantauan pasar secara umum relatif baik jelang Natal dan Tahun Baru. Beberapa kebutuhan seperti bawang merah, telor, dan cabai memang ada kenaikan, tapi masih tergolong standar dan stabil,” jelas Hendi setelah mendapatkan keterangan dari sejumlah pedagang.

“Yang penting secara stok tercukupi, tinggal bagaimana melakukan pantauan terhadap kenaikan. Kalau stok terbatas, harga naik, maka harus dipenuhi supaya tidak lebih naik,” tegasnya.

Tak hanya melakukan tinjauan pasar, Hendi juga menyempatkan diri untuk mengunjungi sejumlah Gereja yang akan menyelenggarakan ibadah Natal. Salah satunya mengunjungi Gereja Bethel Indonesia Semarang di Tlogosari Raya, Kota Semarang. Di sana Hendi berdialog langsung dengan Pendeta Andrea Budi Utomo sebagai perwakilan Gereja Bethel Indonesia Semarang. Dan tanggapan positif pun diberikan atas kedatangan Hendi selaku Wali Kota Semarang.

“Dengan Pak Wali yang begitu care ini, kami merasa dinaungi, nyaman, dan dapat beribadah dengan tenang,” tutur Pendeta Andreas Budi Utomo.

“Apalagi ditambah daerah ini yang dulu sering banjir, sekarang tidak ada banjir. Memasuki musim hujan ini juga semua normal-normal saja,” akunya.

Di sisi lain, Wakapolrestabes Semarang, AKBP Enrico Silalahi menyatakan akan mendukung terciptanya kenyamanan masyarakat beraktivitas dengan menyiapkan sejumlah personel pengamanan.

Enrico menyatakan setidaknya ada 500 anggota Polrestabes Semarang, 300 anggota Polda Jateng, Polri, Kodim, Banser, serta dari Pemkot Semarang sendiri yang akan bertugas. Personel tersebut akan disebar di 20 pos pengamanan dan 3 pos pelayanan.

“Fokus dalam pengamanan antara lain arus mudik dan balik, kegiatan hiburan bagi masyarakat, dan ibadah natal,” jelasnya.
Sementara itu terkait kepadatan lalu lintas sendiri yang mulai dirasakan, Wakapolrestabes Semarang tersebut menegaskan belum ada contra flow yang akan diberlakukan.

“Sudah banyak masuk, tapi belum ada contra flow,” tegas Enrico.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.