in

Jebol Pintu Apotek, Pria Ini Berhasil Gasak Uang Puluhan Juta

Pelaku pencurian di dua apotek diamankan Polres Megalang.

 

HALO MAGELANG – Satreskrim Polres Magelang menangkap pelaku pencurian dengan pemberatan yang terjadi di dua apotek di Magelang.

Diketahui, lokasi kejadian tersebut yaitu Apotek Waringin Jaya di Dusun Karangrejo, Desa Krogowanan, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, yang terjadi pada Senin (9/8/2021) sekira pukul 07.30 WIB.

Sedangkan tempat lainnya yaitu Apotek Dukun, di Dusun Talun Kidul, Desa Banyudono, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, yang kejadiannya pada Rabu, (11/8/2021), sekira pukul 07.30 WIB.

Kapolres Magelang, AKBP Ronald A Purba mengungkapkan, pelaku berinisial RH alias BADAK (47) warga Desa Teglarejo, Kabupaten Magelang berhasil ditangkap di rumah istrinya daerah Bogeman, Jumat (12/8/2021) sekira pukul 20.30 WIB.

“Tersangka ini juga seorang residivis dalam kasus pencurian tahun 2020,” kata Ronald, Senin (16/8/21).

Dia menjelaskan, cara pelaku dalam melakukan aksinya di dua lokasi kejadian dengan menjebol pintu belakang apotek, kemudian menjebol pintu dalam. Setelah berhasil masuk, pelaku mengambil uang total sebesar Rp 68,8 juta di dua lokasi.

“Di TKP Sawangan, tersangka mengambil uang di dalam lemari sebesar Rp 25,8 juta, kemudian di TKP Dukun Tersangka menjebol atap asbes WC apotik, lalu menjebol pintu WC dan mengambil uang di dalam laci meja kasir, brangkas dan kardus di bawah tangga sebesar Rp 43 juta,” terang Ronald.

Dia menerangkan, sebelum melakukan aksinya, pelaku mengamati lokasi yang akan ia incar terlebih dahulu dengan mengira jika lokasi tersebut tidak ada penjaganya dan uang brangkas apotek itu banyak.

“Uang dari hasil pencurian, oleh pelaku dibagi-bagikan kepada saudaranya, dan digunakan untuk membeli perhiasan istrinya yang sudah kami sita,” jelasnya.

Adapun barang bukti yang turut disita, yaitu uang sebesar Rp 2 juta sisa dari hasil curian, 1 buah linggis, tiga buah obeng, satu buah senter, satu buah motor Honda Supra, dua buah gelang emas yang dibeli dari uang hasil curian dan satu buah dus Handphone Redmi 9C milik tersangka.

“Dalam melakukan aksinya, tersangka berkerja sendiri. Dan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka kita kenakan Pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” pungkasnya.(HS)

Share This

Komunitas Tionghoa Dukung Program Aku Sedulurmu, Sumbang Rp 250 Juta Bagi Anak Yatim Piatu Covid-19

Klarifikasi Hoaks dan Disinformasi, Menkominfo Sebut Pentingnya Peran Media