in

JD.ID Kembali Salurkan 5.000 Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Pandemi di Kelurahan Mateseh, Semarang

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, dr Mochamad Abdul Hakam (kiri) menyerahkan bantuan sembako dari JD.ID bagi warga yang mengikuti vaksinasi di Kelurahan Mateseh, Tembalang, Kota Semarang, Sabtu (18/9/2021).

 

HALO SEMARANG – Komitmen JD.ID untuk membantu warga Semarang yang terdampak pandemi Covid-19 terus berlanjut. Melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) dan Dinas Kesehatan Kota Semarang, JD.ID membagikan 5.000 paket bantuan berisi sembako, vitamin, madu, dan masker untuk warga di Kelurahan Mateseh, Tembalang, Kota Semarang, Sabtu (18/9/2021)

Hingga saat ini telah menyerahkan lebih dari separuh dari komitmen bantuan 10 ribu bingkisan untuk masyarakat Semarang. JD.ID juga membantu proses vaksinasi bagi warga.

‘’JD.ID berkomitmen membantu Pemkot Semarang, melanjutkan penyaluran bansos hingga mencapai 10 ribu paket bantuan untuk warga Semarang yang terdampak pandemi Covid-19,’’ kata Market Manager Central Java & DIY Adi Setiya Nugroho, dalam kegiatan pembagian sembako di RW 04, Kelurahan Mateseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Sabtu (18/9/2021).

Sebelumnya, ribuan paket bantuan juga telah didistribusikan di berbagai puskesmas yang tersebar di Semarang. Dalam upaya membangun sinergi yang positif, kolaborasi JD.ID dengan Pemkot Semarang yang menggelar kegiatan pembagian sembako dan pelaksanaan vaksinasi disambut antusias oleh warga Semarang.

Pihaknya menambahkan, vaksinasi telah dilakukan di sejumlah puskesmas. Di antaranya yaitu Puskesmas Rowosari, Purwoyoso, Tambakaji, Kagok, Karangayu, Pegandan, Srondol, dan Kedungmundu, dengan target sasaran petugas kesehatan dan masyarakat umum.

“Kegiatannya sudah berlangsung mulai 23 Agustus lalu hingga 18 September ini. Kami inigin menggerakkan masyarakat untuk mengikuti vaksinasi sehingga mempercepat terbentuknya herd immunity di Indonesia,” lanjut Setiya.

Sementara di masa pandemi ini, JD.ID memberikan edukasi untuk berbelanja dari rumah. Belanja online dirasa bisa mengurangi mobilitas masyarakat, sehingga bisa menekan kasus Covid-19 semakin menurun. Melalui tagline Lebih Murah Dari Toko Sebelah, JD.ID melebarkan sayapnya untuk penetrasi pasar online di Semarang.

“Pandemi Covid-19 telah mendorong peningkatan belanja online di seluruh dunia. Sehingga kami mencoba tantangan sekaligus peluang untuk berekspansi di Semarang dan sekitarnya. Tentunya untuk memenuhi pesanan pelanggan melalui belanja online yang trennya melonjak. Karena belanja online lebih efisien dan mudah,” kata Setiya.

Pihaknya menambahkan JD.ID menghadirkan sukacita kepada pelanggan melalui penyediaan produk berkualitas tinggi dan asli #DijaminORI.

JD.ID merupakan anak perusahaan dari salah satu toko online terbesar di Asia (JD.com). JD.ID menawarkan harga yang kompetitif dari sejumlah produk dalam kategori yang berbeda. Berbagai metode pembayaran dapat dipilih, sehingga konsumen dapat menikmati kenyamanan berbelanja dengan lebih mudah.

Mengadopsi teknologi otomatisasi dan robot, perusahaan kini dapat memenuhi lebih dari 90% pesanan ritelnya dari lebih dari 500 juta pelanggan aktif dalam waktu 24 jam, tingkat yang tidak dapat ditandingi oleh perusahaan lain di dunia.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, dr Mochamad Abdul Hakam sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan JD.ID untuk bersam-sama membantu warga yang terdampak dan menggerakkan masyarakat divaksinasi.

‘’Kami berterima kasih apa yang dilakukan oleh perusahaan e-commerce besar dan terkemuka di Indonesia, JD.ID. Tentunya dengan berkolaborasi dengan stakehorder, akan mempercepat penanganan untuk menurunkan pandemi Covid-19. Selain itu harapannya PPKM-nya terus turun hingga zero level, sehingga perekonomian juga cepat bergerak dan pulih kembali. Namun kami harapkan aktivitas warga tetap harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” paparnya.

Dokter Hakam menambahkan, agar tingkat partisipasi warga ber-KTP Semarang tinggi, maka pelaksanaan vaksinasi langsung menyasar di RW-RW.

“Kegiatan ini luar biasa sekali, pelaksanaan vaksinasi di tingkat RW berjalan lancar. Apalagi vaksinasi di RW 04, Kelurahan Mateseh dapat dukungan dari JD.ID berupa persiapan vaksinasi dan bantuan sembako bagi peserta yang sudah vaksin, sehingga animo warga yang datang tinggi,” jelas dr Hakam.(HS)

Share This

Anggota Komisi IX DPR RI, Tuti Nusandari Ajak Masyarakat Kendal Untuk Hidup Sehat

Bupati Kudus Minta Siswa Taat Prokes Agar PTM Tetap Berjalan