Jateng Tawarkan Empat Proyek Investasi di Acara IID 2020

Pembicara dalam kegiatan Indonesia Investment Day (IID) 2020 foto bersama, Selasa (18/8/2020).

 

HALO BISNIS – Guna mendongkrak nilai investasi di Jawa Tengah, Bank Indonesia (BI) Jawa Tengah menggelar Indonesia Investment Day (IID) 2020, Selasa (18/8/2020).

Kegiatan ini merupakan program unggulan (flagship) promosi investasi tahunan yang diselenggarakan oleh KBRI Singapura, bekerja sama dengan Bank Indonesia dan BKPM.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jateng, Soekowardojo mengatakan, kegiatan IID 2020 dilakukan secara daring untuk mendatangkan investor dari Singapura.

“Konsep dasarnya sama, yaitu menawarkan investasi kepada calon investor di Singapura, saat ini giliran Jateng menawarkan dan presentasi kepada calon investor,” ujarnya di Semarang, Selasa (18/8/2020).

Program IID, lanjut Soekowardoyo, sudah berjalan sejak bulan Juli 2020 dan akan berakhir sampai bulan Oktober 2020. Kali ini, terdapat empat daerah yang ditawarkan oleh Provinsi Jateng dalam proyek investasi.

Empat daerah tersebut yakni, Kota Semarang dengan proyek City Waste to Energy, Kota Surakarta dengan proyek Street Lighting, Kabupaten Cilacap dengan proyek Integrated Shrimp Fisheries, dan proyek kawasan industri Aviarna Industrial Park.

“Jadi totalnya hari ini hanya empat, nilai investasi minimal Rp 15 miliar, tapi rata-rata hari ini di atas Rp 40 miliar. Setelah penawaran ini, dilakukan one on one meeting, yaitu pertemuan lebih mendalam antara pemilik proyek dan calon investor,” tuturnya.

Sementara itu, proyek lain yang diikuti Jateng dalam program IID 2020 di antaranya sektor pariwisata, yaitu Telogo Wening Agro Edu Park di Kabupaten Semarang, Pulau Panjang di Jepara, Kaliagent Hot Spring di Wonosobo, dan Eco-recreational Park di Batang.

“Ada Juga, sektor pertanian dan perikanan, yaitu Saline Tilapia Fish Hatchery Development di Pati, dan Rice and Post Harvesting Management di Grobogan,” katanya.

Soekowardojo berharap, melalui program IID 2020 Provinsi Jateng dapat mempromosikan potensi investasi kepada investor luar negeri, sekaligus mampu mendorong pertumbuhan di Jateng ntuk pemulihan ekonomi dampak Covid-19.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.