in

Jateng Miliki Potensi Alam Untuk Kembangkan Peternakan

Foto ilustrasi hewan kurban.

 

HALO SEMARANG – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah menyebut terdapat sebanyak 6,8 juta hewan ternak untuk stok hewan kurban dari Jawa Tengah. Jumlah tersebut terdiri dari jumlah sapi sebanyak 1,8 juta ekor, serta kambing dan domba sebanyak lima juta ekor.

“Terbanyak yang dibudidayakan di Jateng, pertama kambing dan domba kemudian sapi, kemudian babi. Tapi babi tidak termasuk ruminansia,” ujar Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jateng, Lalu M Syafriadi kepada halosemarang.id, Senin (19/7/2021).

Dikatakan, kondisi tersebut merupakan faktor dari kondisi alam di Jateng. Paling banyak hewan kurban yang diternakkan adalah kambing dan domba, sebab tidak perlu lahan besar untuk memelihara.
Selain itu, jika dibandingkan sapi, waktu berkembang biak kambing lebih singkat. Kemudian, makanan kambing juga lebih mudah didapatkan dibanding sapi.

“Makanan kambing bisa lebih mudah. Kalau sapi cenderung lebih banyak, butuh waktu yang lama,” imbuhnya.

Meski begitu, diungkapkannya, belum banyak masyarakat Jateng yang menekuni profesi menjadi peternak. Kebanyakan beternak dilakukan aktivitas sambilan dari pekerjaan lain yang dilakoninya.

Kemudian, jika ditilik dari luasan lahan yang dimiliki Jawa Tengah, Lalu menyebut keberagaman hewan ternak yang ada masih kurang bervariasi.

Ia menyebut, jika banyak peternak dari dalam provinsi sendiri, tidak perlu kesusahan mencari kebutuhan hewan kurban dari luar provinsi bahkan luar negeri.

“Masyarakat belum banyak yang betul-betul pure jadi peternak, rata-rata masih sambilan. Belum ada yang beternak monokultur misalnya dari dulu ternak kambing saja,” tuturnya.

Berdasarkan data dari Diskeswan Provinsi Jateng, kebutuhan hewan ternak yang dipotong saat Hari Raya Idul Adha 1441 H/2020 M lalu, kurang lebih sebanyak 401.267 ekor. Jumlah ini terbagi dari 92.081 ekor sapi, kerbau sebanyak 3.846 ekor, kambing sebanyak 234.505 ekor, dan 70.835 ekor domba.

Sedangkan tahun 2021, Lalu memprediksi kebutuhan hewan kurban kurang lebih sekitar 437.942 ekor.(HS)

Share This

Terminal Tipe A Mangkang Masih Sepi Penumpang

Coba Kembangkan Konten Dongeng Anak Di Youtube