Jasa Tanam Padi di Klaten Jadi Pekerjaan Menjanjikan

Foto : klatenkab.go.id

 

HALO KLATEN – Pandemi Covid-19 telah mengguncang banyak sektor usaha. Walau demikian, sektor pertanian yang paling bisa bertahan menghadapi krisis.

Manisnya usaha di bidang pertanian, dirasakan pula oleh Agus, warga Polodadi, Karanganom, Klaten. Pemuda 20 tahun ini memilih meninggalkan kerja di pabrik, untuk kemudian menjual jasanya sebagai penanam padi.

“Saya merintis usaha ini sejak 5 tahun yang lalu. Dulu saya kerja di pabrik, tetapi kemudian keluar,” kata dia di pinggir Desa Belang wetan, Klaten Utara, Klaten, seperti dirilis klatenkab.go.id.

Dia menuturkan, bersama teman-temannya, dalam sehari dia bisa menanam padi satu hingga dua petak. “Sehari kami dengan kelompok bisa menanam padi satu sampai dua patok. Biar kotor yang penting halal” kata dia.

Agus yang sudah dikaruniai satu anak dan satu istri itu, mengaku mematok tarif Rp 550 ribu sampai Rp 600 ribu per patok. Harga itu sudah termasuk bibit. Jadi petani tidak usah repot-repot membuat bibit.

“Satu patok sawah bisa diselesaikan tiga orang. Petani tidak susah repot-repot menyiapkan bibit padi, karena bayaran sudah terhitung dengan bibitnya” terang Agus.

Agus memilih tanam padi model dam. Pasalnya model ini bisa lebih cepat selesai. Selain jalannya maju, titik tanam sudah ditentukan dengan alat bantu.

“Tarif itu sudah termasuk bibitnya. Yang penting sawah nya siap tanam. Petani tinggal menengok sawah,padi sudah ditanam. Padi yang kami tanam dengan pembibitan sistim keset jadi padi tidak mudah mati dan cepat menyesuaikan dengan tanah. Bagi yang membutuhkan jasa tam padi model dam bisa WA kami di nomor 08564141990,” kata Agus. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.