in

Janji Bantu Pembangunan Masjid Al-Ikhlas, Bupati Sragen Berharap sebelum Ramadan Bisa Digunakan

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al-Ikhlas, di Dukuh Dayu, Desa Jurangjero, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Rabu (16/2/2022). (Foto : sragenkab.go.id)

 

HALO SRAGEN – Pemkab Sragen akan membantu proses pembangunan Masjid Al-Ikhlas di Dukuh Dayu, Desa Jurangjero, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, agar dapat digunakan untuk kegiatan ibadah, sebelum Ramadan 1443 Hijriyah.

Hal itu diungkapkan Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al-Ikhlas, Rabu (16/2/2022).

Turut hadir pada acara tersebut, anggota DPRD Sragen, Wulan Purnamasari, Camat Karangmalang, Kurniawan Sukowati; Kabag Kesra, Heru Susanto; dan Musyawarah Pimpinan Kecamatan Karangmalang.

Selain mendoakan pembangunan berjalan lancar, dalam kesempatan itu Bupati Yuni juga mengajak masyarakat sekitar, agar turut menyalurkan infaq, demi kelancaran pembangunan masjid seluas 900 meter persegi itu.

“Alhamdulillah. Semoga lancar, dan membawa berkah untuk warga sekitarnya. Kalau ada kelebihan uang atau material, bisa disalurkan untuk pembanguan Masjid ini. Atau bisa juga berupa makanan dan minuman, untuk diberikan kepada tukang di sini. InsyaAllah pahalanya akan mengalir terus kepada donatur selama masih digunakan untuk ibadah,” kata Bupati, seperti dirilis sragenkab.go.id.

Bupati Yuni juga berharap, setelah dibangun rumah ibadah tersebut benar-benar dirawat dan banyak jamaahnya. Menurutnya masjid sebagai sarana untuk meningkatkan iman, taqwa, dan pengetahuan tentang agama.

“Mari sama-sama kita doakan, agar pembangunan berjalan dengan baik dan lancar. Mudah-mudahan dengan dibangunnya masjid An-Nur ini, dapat menambah iman dan taqwa kita semua, utamanya warga setempat,” kata dia.

Bupati juga mengingatkan tentang protokol kesehatan yang harus dipatuhi oleh masyarakat terutama saat akan menunaikan ibadah di tempat ibadah masing-masing.

“Masih dilonggarkan, masyarakat mohon untuk disiplin protokol kesehatan. Kalau mau shalat ke masjid ya pakai maskernya dan patuhi prokes. Ibadah ke gereja atau di manapun, jangan lupa prokesnya,” pesan Bupati.

Ketua Panitia Pembangunan Masjid sekaligus Ketua RT 28 Dukuh Dayu, Tugino bersyukur dan berterima kasih kepada Bupati Yuni, yang telah membantu proses pembangunan masjid, yang akan didirikan di atas lahan wakaf milik salah satu warga Desa Jurangjero tersebut.

“Besok kalau kita meninggal dunia, yang ditanyakan apa ? Bukan jabatan, bukan harta yang kita miliki, tetapi yang ditanyakan amal jariyah selama di dunia. Termasuk untuk kemanfaatan pembangunan masjid ini. Selain menambah pahala bagi donatur, tapi juga bisa bagi jamaah masjid ini ke depannya. Aamiin,” kata Tugino.

“Saat ini terkumpul dana pembangunan swadaya masyarakat sebesar Rp 120 juta lebih yang sudah berwujud pasir, batu. Kemudian juga Alhamdulillah mendapat bantuan hebel serta semen dari Bupati Sragen sepuh Bapak Untung Wiyono,” kata dia. (HS-08)

Muslimat NU dan Dinsos P3APPKB Klaten Gelar Baksos Pelayanan KB

Polda Jateng Ungkap Pencurian Modus Ganjal ATM, Korban Merugi Ratusan Juta