in

Jangan Anggap Sepele Diare pada Anak

Foto : Demakkab.go.id

 

HALO DEMAK – Orang tua kadang-kadang menganggap diare pada anak merupakan penyakit biasa yang tidak berbahaya, termasuk pada anak. Tetapi sesungguhnya gangguan pada perut dan pencernaan ini, jika tidak diwaspadai, justru dapat membahayakan akibat penderita mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan.

Hal itu terungkap dalam acara talk show dari Studio RSKW 104.8 FM Bersama RSUD Sunan Kalijaga, dengan narasumber Dr Budi Nur Cahyani Dokter Spesialis Anak, Selasa, (13/7).

Menurut Budi Nur Cahyani, orang tua perlu memahami tentang masalah diare pada anak ini. Disebutkan, diare pada umumnya, terjadi akibat makanan dan minuman yang terpapar virus, bakteri, atau parasit.

Anak yang diare itu, biasanya menunjukkan gejala mual, muntah, sebah, dan kemudian BAB yang keluar bertekstur lembek atau bahkan cair.

Diare yang terjadi terus menerus, dapat menyebabkan penderita mengalami dehidrasi. Ketika ini terjadi, anak biasanya akan menunjukkan gejala lemas, berkurang aktivitasnya, murung, dan lemah.

Selain itu ketika dicubit pada perut, bagian tersebut juga tidak segera kembali seperti semula. Gejala lain, mulut anak menjadi kering, mata cekung, dan frekuensi buang air kecil lebih jarang.

“Jadi cairan di dalam sel itu akan mengkerut, sehingga anak itu menjadi lemas. Diare salah satu angka kematian yang tertinggi. Walaupun dianggap sepele tapi harus lebih waspada karena diare salah satu menjadi angka kematian tertinggi pada anak”, kata Budi Nur Cahyani, seperti dirilis Demakkab.go.id.

Dokter Budi Nur Cahyani mengatakan pencegahan diare dapat dilakukan dengan beberapa cara.

“Yang pertama rotavirusvital oral ataulewat mulut. Setiap makanan dan minuman yang masuk lewat mulut harus dijaga kebersihannya, agar makanan tetap sehat tidak kotor, usahakan bersih, baik dan sehat. Lebih perhatikan apa saja yang masuk pada mulut pada anak,” kata dia.

Lanjut dia, untuk mencegah diare pada anak akibat rotavirus, dapat dilakukan dengan imunisasi.

“Kemudian dengan imunisasi atauvaksin untuk mencegah diare, rotavirus bisa dimulai untuk umur anak 2 Bulan,” jelasnya.

Ditambahkan,makanan atau asupanmakanan pada anak juga perlu diperhatikan, agar anak terhindar dari diare.

Makanan yang baik, adalah memenuhi kebutuhan empat sehat lima sempurna, yakni mengandungkarbohidrat, lemak, protein, mineral dan multivitamin. (HS-08)

Share This

Ketua DPRD Meminta Layanan Vaksinasi Prioritaskan Siswa

Gandeng PMI, Kodim 0721/Blora Gelar Donor Darah di Lokasi TMMD