in

Jamaah Haji Dijatah 10 Liter Zamzam, Kemenag Batang : Wujud Kecintaan Pemerintah Indonesia

Pelaksana tugas (Plt) Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kantor Kemenag Batang, Abdul Wahab, menunjukkan air zamzam yang akan diberikan kepada jamaah haji, di PLHUT Kantor Kemenag Batang, Kabupaten Batang, Jumat (7/7/2023). (Foto : batangkab.go.id)

 

HALO BATANG – Kemenag RI menyediakan 10 liter air zamzam untuk setiap haji, sehingga mereka tidak perlu secara sembunyi-sembunyi membawa langsung dari Tanah Suci.

Hal itu dikatakan Pelaksana tugas (Plt) Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kantor Kemenag Batang, Abdul Wahab terkait larangan membawa air zamzam dalam penerbangan pulang dari Tanah Suci ke Indonesia.

“Ini wujud kecintaan Pemerintah Indonesia kepada jemaah haji. Yang awalnya mereka sudah mendapatkan lima liter, akan ditambah lagi lima liter. Semoga menjadi awal yang baik dan kembali diterapkan di tahun-tahun mendatang,” kata dia, di PLHUT Kantor Kemenag Batang, Kabupaten Batang, Jumat (7/7/2023, seperti dirilis batangkab.go.id.

Dia mengatakan sistem pendistribusian dilakukan oleh Kantor Kemenag Batang, yang sebelumnya mengambil air zamzam kiriman dari Makkah, di Embarkasi Donohudan.

“Air zamzam ditempatkan di Kantor Kemenag, lalu disalurkan ke jamaah melalui KBIHU setempat,” jelasnya.

Berdasarkan data, sebanyak 744 galon ukuran lima liter air zamzam siap didistribusikan ke tiap jamaah.

Adapun air zamzam tahap kedua, akan diambil di Kanwil Kemenag Jateng.

“Semoga kepatuhan jamaah haji makin baik, setelah mendapat air zamzam dua kali lipat dan tidak perlu lagi ada cerita jamaah membawa secara sembunyi-sembunyi,” ujar dia.

Diperiksa

Seperti pernah diberitakan, Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1444 H Subhan Cholid, mengingatkan jemaah haji untuk tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper.

Upaya membawa air zamzam Indonesia itu justru akan memperlama proses pengriman koper, karena petugas harus terlebih dulu mengeluarkan air zamzam tersebut.

Peringatan tersebut beberapa waktu lalu disampaikan Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1444 H Subhan Cholid, menjelang tahap pemulangan haji ke Indonesia, setelah selesainya puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina).

Dia mengatakan dua hari sebelum kepulangan, dilakukan proses penimbangan bagasi, dilanjutkan pemeriksaan melalui x-ray.

“Jangan masukkan air zamzam ke koper bagasi. Sebab, koper berisi air zamzam akan terdeteksi yang berakibat dibongkar dan dikeluarkan airnya. Ini sudah menjadi ketentuan penerbangan,” kata Subhan Cholid di Makkah, Minggu (2/7/2023).

Proses penimbangan hari ini dilakukan untuk sejumlah kloter pertama dari sejumlah embarkasi.

Setelah penimbangan di hotel jemaah, dilakukan pemeriksaan koper bagasi dengan menggunakan X-Ray Multiview, yang dapat mendeteksi barang-barang yang dilarang, termasuk air zamzam.

“Dari hasil pemeriksaan hari ini, rata-rata terdapat 30 % sampai 40 % jemaah yang memasukkan air zamzam ke dalam koper. Koper dibongkar untuk mengeluarkan airnya. Sehingga cukup mengganggu dalam proses X-ray barang jemaah,” jelas Subhan. (HS-08)

 

Setujui Perubahan Hari Jadi Jateng, Wakil DPRD Jateng: Usulan Veteran dan Penghargaan Gubernur Pertama

Kunjungi Waibu Agro Eduwisata, Presiden Jokowi Apresiasi Kreativitas Anak Muda