in

Jalur Pedestrian Rowo Jombor Klaten, Tahun Ini Dibangun Sepanjang 2,6 Km

Para pekerja membangun jalur pedestrian di kawasan wisata Taman Nyi Ageng Rakit, di kompleks wisata Rowo Jombor, Krakitan, Bayat, Klaten. (Foto : Klatenkab.go.id)

 

HALO KLATEN – Warga Klaten dan sekitarnya, bakal punya alternatif lokasi untuk jogging, sekedar jalan-jalan, atau berwisata dengan biaya murah.

Selama ini kegiatan semacam itu, lebih banyak mereka lakukan di Alun-Alun Kota Klaten atau Stadion Trikoyo. Adapun kelak, masyarakat juga dapat melakukannya di kawasan wisata Taman Nyi Ageng Rakit, di kompleks wisata Rowo Jombor, Krakitan, Bayat, Klaten.

Pembangunan jalur khusus pejalan kaki tersebut, merupakan bagian dari proyek revitalisasi Rowo Jombor, yang kini sedang dibangun oleh Pemerintah Pusat, melalui Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWS-BS).

Kabid Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air BBWS-BS, Naryo Widodo, beberapa waktu lalu mengatakan panjang jalur tersebut 5,2 kilometer, melingkar di tepi rawa.

“Untuk tahun ini, dibangun pedestrian sepanjang 2,6 kilometer. Kalau melingkar hingga tersambung butuh 5,2 kilometer secara keseluruhan. Rencananya tahun depan akan dilanjutkan,” kata Naryo Widodo, seperti dirilis Klatenkab.go.id.

Untuk membiayai revitalisasi tersebut, tahun ini Pemerintah Pusat mengalokasikan anggaran Rp 22,5 miliar, dari rencana awal sebesar Rp 105 miliar. Pengurangan tersebut terjadi karena sebagian anggaran, di-refocusing untuk penanganan Covid-19.

Dengan anggaran Rp 22,5 miliar tersebut, kegiatan fisik yang dilakukan adalah pembersihan warung apung dan keramba, serta membangun pedestrian.

“Kegiatan masih difokuskan untuk penataan dan persiapan revitalisasi. Pengerukan sedimentasi rencananya dilaksanakan tahun depan. Yang mendesak saat ini, adalah membersihkan area tampungan air Rawa Jombor, karena selain banyak keramba apung yang harus dibersihkan, masalah eceng gondok yang tersebar hampir di seluruh area juga harus diatasi,” kata dia.

Terkait dengan kawasan pedestrian yang dibangun mengelelilingi Rawa Jombor, Naryo menjelaskan jalur tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai jogging track sekaligus melengkapi daya tarik wisata Rawa Jombor.

Selain memperindah kawasan, jalur ini juga menjadi tanggul pembatas antara Rawa Jombor dengan jalur lalu lintas menuju ke Rawa Jombor.

“Pengerjaan pedestrian sebentar lagi sudah selesai, tetapi baru sebagian, belum tersambung. Karena anggarannya terbatas, diprioritaskan kegiatan yang paling penting dulu,” kata dia. (HS-08)

Share This

Bupati Demak Minta Camat Tegas Larang BABS

Pengerukan Sedimen Rawa Jombor Klaten Terkendala Eceng Gondok