in

Jaga Kelestarian Permainan Rakyat, Pemkab Kendal Gelar Lomba Olahraga Tradisional

Lomba olahraga tradisional, di Stadion Utama Kendal, diikuti para Guru Kelompok Bermain, TK, dan SD/MI di Kendal.

HALO KENDAL – Dalam rangka untuk meningkatkan upaya sosialisasi olahraga tradisional kepada masyarakat, Pemkab Kendal menyelenggarakan Lomba Olahraga Tradisional Tahun 2023 tingkat Kabupaten Kendal, di lapangan Stadion Utama Kebondalem Kabupaten Kendal, Rabu (17/5/2023).

Acara dibuka Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Kendal, Achmad Ircham Chalid dan dihadiri Ketua Persatuan Olahraga Tradisional Indonesia (PORTINA) Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi, serta diikuti oleh para Guru Kelompok Bermain, TK, dan SD/MI di Kendal.

Dalam sambutannya Achmad Ircham Chalid mengatakan, digelarnya lomba olahraga tradisional bertujuan untuk pembinaan dan pelestarian olahraga yang bersifat tradisional.

“Pemerintah Kabupaten Kendal sangat mendukung diselenggaraknnya lomba olahraga tradisional. Supaya bisa terus lestari dan tidak punah. Selain itu juga untuk menciptakan atlet baru yang mampu berlaga di kancah Nasional maupun Internasional,” ujar Ircham Chalid.

Menurutnya, olahraga tradisional merupakan permainan asli rakyat, sebagai aset budaya bangsa yang memiliki unsur olah fisik tradisional.

Lebih jauh ditegaskan, permainan rakyat yang berkembang cukup lama ini perlu dilestarikan, mengingat selain sebagai olahraga hiburan, kesenangan, dan kebutuhan interaksi sosial, olahraga ini juga mempunyai potensi untuk meningkatkan kualitas jasmani bagi pelakunya.

“Permainan rakyat yang berkembang cukup lama ini perlu dilestarikan, mengingat selain sebagai olahraga hiburan, kesenangan, dan kebutuhan interaksi sosial, olahraga ini juga mempunyai potensi untuk meningkatkan kualitas jasmani bagi pelakunya,” tandas Ircham Chalid.

Maka, lanjutnya, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional kegiatan lomba olahraga tradisional harus tetap dilestarikan, dijaga dan bangkitkan kembali warisan budaya bangsa.

Ircham Chalid berharap, olahraga tradisional bisa dikenalkan sampai mancanegara, yang menjadi identitas kekuatan budaya asli Indonesia.

“Melalui olahraga tradisional ini, saya berharap tradisi olahraga dalam keseharian masyarakat Kendal akan makin kuat. Mudah-mudahan kegiatan ini memberikan dampak positif pada industri wisata, kebudayaan, hingga banyak prestasi yang diraih melalui olahraga tradisional,” ungkapnya.

Acara dihadiri oleh Ketua Persatuan Olahraga Tradisional Indonesia (PORTINA) Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi, serta diikuti oleh para Guru Kelompok Bermain, TK, dan SD/MI di Kabupaten Kendal.

Ketua panitia acara, Muhammad Askuri dari KORMI Kendal dalam laporannya menyampaikan, kegiatan bertujuan untuk mewujudkan pelestarian budaya yang ada pada masyarakat atau daerah tertentu, sebagai kegiatan olahraga tradisional yang tumbuh dan berkembang di masyarakat dan dapat dilakukan oleh semua kalangan masyarakat.

Menurutnya, tujuan lomba olahraga tradisional adalah untuk membangkitkan gairah berolahraga masyarakat, tidak hanya melalui kegiatan-kegiatan prestasi, tetapi ada juga untuk kegiatan kreasi.

“Selain itu mencoba membangkitkan kembali olahraga-olahraga tradisional yang sudah jarang dimainkan generasi muda. Kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kendal, yang telah memfasilitasi dan mendukung kegiatan lomba olahraga tradisional. Sehingga bisa terlaksana dengan baik dan lancar,” ungkapnya.

Acara dilanjutkan dengan senam bersama, dan acara lomba tradisional tahun 2023. Adapun lomba yang dimainkan, di antaranya balap karung, egrang, bakiak, gobak sodor (adang), dan tarik tambang, serta permainan tradisional lainnya.(HS)

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan MPR RI, Herviano: Harus Ditanamkan Sejak Dini

4.000 Guru Madrasah Pensiun setiap Tahun