in

Jadi yang Terbaik, Pemkot Semarang Konsisten Dalam Peningkatan Pelayanan Publik

Ketua Ombudsman RI, Amzulian Rifai menyerahkan penghargaan kategori outstanding achievement kepada Pemerintah Kota Semarang yang diwakili Sekda Kota Semarang, Iswar Aminuddin, Rabu (25/11/2020).

 

HALO SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang kembali memperoleh apresiasi dari Kememterian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).

Pada kompetisi Pengaduan Pelayanan Publik Tahun 2020, Kota Semarang masuk dalam Top 15 instansi pemerintah dan menjadi yang terbaik dalam kategori Outstanding Achievement.

Sekda Kota Semarang, Iswar Aminuddin mewakili Pemerintah Kota Semarang hadir secara langsung untuk menerima penghargaan tersebut di Jakarta, Rabu (25/11/2020).

Pada kompetisi tahun ini terdapat perbedaan dibanding kompetisi pada tahun-tahun sebelumnya, dengan adanya penghargaan kategori Outstanding Achievement yang diberikan kepada instansi pemerintah yang telah memiliki platform SP4N (Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik) yang sangat unggul.

Sehingga pernah menjadi pemenang dalam kompetisi tahun 2018 dan/atau 2019.

Kota Semarang dengan sistem Lapor Hendi pada tahun 2019 lalu, juga memperoleh penghargaan dalam ajang yang sama. Demikian pula pada tahun 2020, sehingga Kota Semarang berhak mendapatkan predikat Outstanding Achievement.

“Ini adalah wujud konsistensi dan inovasi yang dilakukan Pemerintah Kota Semarang yang didukung semua pihak serta stakeholder, sehingga Lapor Hendi sebagai sistem pengaduan masyarakat terus kita tingkatkan kualitasnya. Dan saat ini menjadi kanal andalan warga Kota Semarang dalam menyampaikan aduan,” ujar Iswar.

Pihaknya tidak lupa menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada masyarakat, jajaran birokrasi, dan semua pihak yang terus memberikan dukungan serta masukan terhadap pelayanan publik yang dilakukan Pemerintah Kota Semarang.

“Penghargaan ini sekaligus menjadi sebuah tantangan agar bagaimana ke depan Pemerintah Kota Semarang dapat mempertahankan konsistensi dalam melayani masyarakat dengan cepat, transparan, dan akuntabel,” pungkasnya.

Sejak diluncurkan pertama tahun 2016, sistem pengaduan Lapor Hendi terus melakukan pembaharuan, sehingga semakin lebih baik. Laporan yang awalnya berupa SMS, kini dapat dilakukan melalui Twitter, Instagram, bahkan terdapat Call Center 112 yang telah terintegrasi dengan Lapor Hendi.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang hadir secara virtual dalam penyerahan penghargaan tersebut mengungkapkan, bahwa di era revolusi industri 4.0, transformasi digital menjadi hal penting disertai dengan tuntutan masyarakat atas kualitas layanan publik.

“Kepercayaan publik akan terbangun seiring meningkatnya kualitas pelayanan, keterbukaan informasi, dan ketersediaan saluran pengaduan masyarakat yang mudah diakses,” ujar Wakil Presiden.

Demikian pula, Menpan RB, Tjahjo Kumolo dalam sambutannya menyampaikan, bahwa reformasi birokrasi merupakan visi dan fokus pemerintahan Presiden Jokowi pada periode ke dua.

“Salah satu faktor keberhasilan reformasi birokrasi adalah pelayanan publik yang memenuhi harapan masyarakat,” ungkap Tjahjo.

Pengelola Pengaduan Pelayanan Publik tahun 2020 merupakan kompetisi yang ketiga kalinya digelar oleh Kementerian PANRB bersama Ombudsman RI (ORI) dan Kantor Staf Presiden (KSP), serta didukung oleh United States Agency for International Development (USAID) CEGAH.

Kompetisi ini sebagai ajang pemberian penghargaan kepada instansi dengan pengelolaan pengaduan pelayanan publik terbaik di Indonesia.

Sebanyak 439 instansi mengikuti Kompetisi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik 2020 ini. Peserta terdiri dari 237 Instansi Pemerintah (IP) dan 202 Unit Pengelola Pelayanan (UPP).(HS)

Share This

Bangkitkan Ekonomi Kreatif di Tengah Pandemi, Disbudpar Gelar Pertunjukan Kolaborasi Secara Virtual 

APBN Cair, Ganjar Siap Genjot Pemulihan Ekonomi