in

Jadi Narasumber Talkshow, Wabup Blora Cerita Pengalaman Terjun ke Politik

Wakil Bupati Blora, Tri Yuli Setyowati ST MM, ketika menjadi narasumber dalam acara talkshow bertema “Perempuan, Cerdas Berpolitik”, yang diselenggarakan Aisyiyah Kabupaten Blora, di Gedung KBIH Muhammadiyah Blora. (Foto : Blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Kunci sukses bagi perempuan untuk berkiprah di berbagai bidang adalah ada niat, izin dari suami atau keluarga, dan memiliki jaringan.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Blora, Tri Yuli Setyowati ST MM, ketika menjadi narasumber dalam acara talkshow dengan tema “Perempuan, Cerdas Berpolitik”. Acara diselenggarakan oleh Aisyiyah Kabupaten Blora, di Gedung KBIH Muhammadiyah Blora, dihadiri oleh keluarga besar Aisyiyah Kabupaten Blora, Sabtu (29/5).

Tri Yuli Setyowati  atau yang akrab disapa Mbak Etik ini, bercerita bahwa pengalamannya terjun di dunia politik, dimulai sejak 1999. Saat itu dia terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro.

Kunci sukses menurut Mbak Etik adalah niat, ijin dari suami/ keluarga, dan jaringan.

“Izin suami adalah anugerah. Perempuan harus mendapatkan ijin dari suami atau keluarga terlebih dahulu sebelum berkiprah di luar rumah,” kata dia, seperti dirilis Blorakab.go.id.

Didikan dari orang tua juga berperan besar dalam membentuk karakter seseorang. Tri Yuli mengaku bahwa orang tuanya mendidik tentang kedisiplinan.

“Saya sejak kecil tidak diperbolehkan naik motor sebelum umur 17. Dan itu saya patuhi. Jadi saya SMP ke sekolah ya naik sepeda onthel,” lanjut Mbak Etik.

Dia juga bercerita bagaimana dia mendapat rekomendasi dari PDIP untuk melangkah dalam kontestasi Pilkada Blora pada 2020 yang lalu.

“Setelah mendapat rekomendasi dari partai, saya langsung bergerak untuk membuat perencanaan yang matang dan memanfaatkan jaringan yang ada,” ungkapnya.

Inilah yang dimaksud dengan cerdas berpolitik, yaitu kita kaum perempuan Aisyiyah Blora harus dapat membuat keputusan yang terbaik untuk diri sendiri dan masyarakat.

Sementara itu, Sudadyo, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Blora berpesan agar Muhammadiyah tetap menjadi organisasi yang independen meskipun jika ada anggotanya yang berkiprah di dunia politik.

“Dan talkshow hari ini sangat penting bagi Aisyiyah dalam rangka menambah wawasan dan pengetahuan tentang politik,” ujar Sudadyo.

Umi Sholikhah, Pemimpin Daerah Aisyiyah Kabupaten Blora memberikan apresiasi kepada Wakil Bupati Blora yang sudah memberanikan diri terjun di dunia politik, mengingat sampai saat ini belum ada anggota Aisyiyah Blora yang berkecimpung di dalamnya.

“Sampai saat ini belum ada yang menjadi anggota DPRD. Maka saya menghimbau agar Aisyiyah mau belajar tentang dunia politik melalui talkshow ini,” harapnya. (HS-08).

Percepatan Transformasi Digital, Kominfo Target 12.458 Desa Terjangkau 4G

Bupati Pekalongan Minta MUI dan Ulama Perkuat Paham Kebangsaan Umat