Halo Semarang
Take a fresh look at your lifestyle.

Iswar Ingin Kota Semarang jadi Gudang Bibit Atlet Voli Nasional

Para atlet voli yang akan bertanding pada kejuaraan voli antarklub Piala Wali Kota di GOR UIN Walisongo Semarang, 30 November hingga 8 Desember 2019.

 

HALO SEMARANG – Ketua Umum Pengkot Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kota Semarang, Iswar Aminuddin ingin Kota Semarang jadi gudang bibit atlet bola voli di Jateng dan Indonesia. Setelah dilantik jadi ketua PBVSI Kota Semarang beberapa waktu lalu, Iswar Aminuddin yang juga Sekda Kota Semarang ini siap memfasilitasi rencana pembangunan lapangan dan GOR voli di Kota Semarang.

Hal itu disampaikannya saat membuka kejuaraan voli antarklub Piala Wali Kota di GOR UIN Walisongo Semarang, Sabtu (30/11/2019). Kejuaraan ini sendiri akan dilaksanakan sejak 30 November hingga 8 Desember 2019.

“Saat ini Pemkot Semarang sedang memetakan aset yang bisa digunakan untuk pembangunan GOR Voli berskala nasional maupun internasional. Selain itu Pemkot Semarang juga terus mendukung pembinaan atlet olahraga di daerah, dengan membangun fasilitas olahraga di tiap kecamatan. Terutama lapangan futsal dan voli,” katanya.

Selain menambah fasilitas, PBVSI bekerja sama dengan Pemkot Semarang juga akan rutin menggelar kejuaraan dan turnamen voli. Baik di tingkat pelajar maupun antarklub. Hal ini menurutnya penting, untuk memberi pengalaman bertanding bagi atlet-atlet voli muda di daerah.

“Saya memiliki target, ke depan Kota Semarang harus bisa menjadi lumbung bibit pemain muda untuk bola voli. Kami juga akan bekerja sama dengan pihak swasta, untuk menjadi bapak asuh bagi klub-klub voli di Kota Semarang. Agar pembinaan atlet menjadi lebih baik,” tegasnya.

Sebagai informasi, sebanyak 28 tim dari 10 klub anggota PBVSI Kota Semarang akan bersaing dalam kejuaraan voli antarklub Piala Wali Kota di GOR UIN Walisongo Semarang, 30 November-8 Desember.

Mereka akan bersaing dalam tiga kelompok, yakni KU 15 dan 16 tahun, serta umum baik putra maupun putri.

Iswar Aminuddin menyatakan, event ini digelar untuk memperkuat pembinaan pemain muda di ibu kota Jateng.

“Prestasi voli Kota Semarang terbilang bagus di berbagai kejuaraan. Piala Wali Kota ini digelar agar rantai prestasi tak putus dengan terus melahirkan pemain andal. Kejuaraan ini juga untuk memantau perkembangan pemain muda sehingga ada kelompok 15 dan 17 tahun,” tutur Iswar.

Satu hal yang menjadi perhatian adalah keinginan insan voli Kota Lunpia memiliki gedung representatif. Jika bisa dilengkapi dengan asrama dan kantor untuk PBVSI Kota Semarang, sehingga pembinaan berjalan dengan baik. Terutama untuk pemusatan latihan ketika menghadapi event seperti Porprov dan kejurprov.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang