in

Irjen Kemenag Dorong Penguatan Satuan Pengawasan Internasl pada PTKN

Irjen Kemenag Faisal. (Foto : kemenag.go.id)

 

HALO SEMARANG – Inspektur Jenderal, Faisal, mendorong penguatan Satuan Pengawasan Internal (SPI), pada Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN).

Fasial minta SPI bisa menjadi mata dan telinga rektor dengan memberi nilai tambah bagi organisasi.

Pesan ini disampaikan Faisal, dalam Rapat Koordinasi Penguatan SPI PTKN yang digelar secara daring bersama tujuh PTKN yang menjadi pilot project, Senin (25/9/2023).

“Salah satu rekomendasi Rapat Koordinasi Pengawasan (Rakorwas) Tahun 2022 lalu adalah melakukan penguatan kapabilitas SPI, sebagai salah satu upaya mewujudkan good university governance,” tutur Faisal, seperti dirilis kemenag.go.id.

Irjen Faisal mengharapkan SPI menjadi garda terdepan dalam mendorong tata kelola yang baik, pengelolaan risiko, dan menjada penerapan sistem pengendalian intern yang memadai.

“Harapannya juga SPI di PTKN menjadi mitra strategis terpercaya Inspektorat Jenderal dalam menjaga akuntabilitas Kementerian Agama,” kata dia.

Hal ini disambut baik oleh para rektor PTKN yang dijadikan pilot project program penguatan kapabilitas SPI. Rektor UIN Mataram Nusa Tenggara Barat, Masnur, mengatakan penguatan SPI di kampusnya adalah sebuah kebutuhan.

“Tentunya kami menyambut baik upaya menjaga akuntabilitas PTKN Kementerian Agama, kami sangat membutuhkan penguatan dalam teknis pengendalian intern di kampus,” tutur Masnur.

Berikut tujuh PTKN yang menjadi pilot project penguatan kapabilitas SPI. Masing-masing adalah UIN Imam Bonjol Padang, Sumatera Barat; UIN Raden Fatah Palembang, Sumatera Selatan; IAIN Kota Metro, Lampung; dan IAIN Ponorogo, Jawa Timur.

Selain itu juga UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Jawa Timur; UIN Alauddin Makassar, Sulawesi Selatan; dan UIN Mataram, Nusa Tenggara Barat. (HS-08)

Presiden Jokowi Terima PP Parmusi di Istana Merdeka

Soal Rempang, Presiden MInta Diselesaikan dengan Baik dan Kedepankan Kepentingan Masyarakat