IPNU dan IPPNU Kendal Diharapkan Mampu Tangkis Faham Radikalisme di Kalangan Pelajar

Pelantikan pengurus cabang IPNU dan IPPNU Kendal di Gedung Paripurna DPRD Kendal, Minggu (21/3/2021).

 

HALO KENDAL – Pengurus Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdatul Ulama (IPPNU) masa khidmat 2020-2022 Kabupaten Kendal resmi dilantik di Gedung Paripurna DPRD Kendal, Minggu (21/3/2021).

Acara dihadiri Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki, Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun, dan Dandim 0715/Kendal, Letkol Inf Iman Widhiarto.

Ketua DPRD Kabupaten Kendal, Muhammad Makmun dalam sambutannya mengucapkan selamat atas pelantikan Pengurus Cabang IPNU dan IPPNU Kabupaten Kendal periode 2020 – 2022.

“Saya ajak semuanya untuk terus tanamkan jiwa ahlusunnah wal jamaah dalam kehidupan kita sehari-hari,” kata Makmun.

Dikatakan, dirinya mendapat laporan dari beberapa orang tua dari siswa SMP, tentang adanya ujaran atau ajakan radikalisme di kalangan pelajar SMP.

“Ini patut kita waspadai. Untuk itu IPNU dan IPPNU Kendal sangat berguna dalam mencegah hasutan dan ajakan radikalisme di kalangan pelajar. Karena pencegahan faham radikalisme adalah hal terpenting,” tandas Makmun.

Selain itu, dirinya juga berpesan kepada IPNU dan IPPNU Kendal, untuk bisa mempersiapkan SDM-nya dalam rangka menghadapi program Pemerintah Kabupaten Kendal, yang akan menjadikan Kendal sebagai Kawasan Industri dan Pariwisata.

“Sesuai dengan program yang dicanangkan bapak bupati dan wakil bupati yang akan mewujudkan Kendal sebagai kawasan industri dan pariwisata, maka saya pesan, persiapkan SDM yang trampil dan handal harus dilaksanakan dengan baik,” pesan Makmun.

Untuk itu, dirinya juga meminta IPNU dan IPPNU mempersiapkan generasi muda dengan kemampuan maupun skill untuk bisa menjadi bagian dari program tersebut.

“Kita jangan hanya jadi penonton, tapi harus jadi pelaku. Selamat bekerja, kinerja anda semua ditunggu,” ungkap Makmun.

Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki yang mewakili Bupati mengapresiasi atas dilatiknya pengurus IPNU dan IPPNU Kabupaten Kendal masa khidmat 2020-2022.

Wakil Bupati berharap kepada pengurus cabang IPNU dan IPPNU yang baru dilantik, untuk segera berkoordinasi dan menyusun langkah strategi dan program kerja guna mewujudkan tujuan dan harapan organisasi.

“Kader IPNU dan IPPNU harus kreatif, inovatif, demi masa depan yang lebih baik. Tentunya, selalu mencintai Tanah Air dan NU,” tandasnya.

Wabup juga memberikan pesan kepada kader IPNU dan IPPNU agar di dalam kepengurusannya terus berjuang demi bangsa dan negara.

“Selain itu, IPNU dan IPPNU dapat mengamalkan empat pilar kebangsaan dan terwujudnya bangsa Indonesia yang baldatun thayyibattun wa rabbun ghafur,” kata Windu Suko Basuki.

Sementara itu Ketua IPNU Kabupaten Kendal terpilih, Athoillah Al Farid mengatakan, ada 101 pengurus di IPNU Kendal di masa khidmat 2020 – 2022 ini.
Ia pun menyatakan, pihaknya mempunyai harapan besar kepada para kader.

“Di mana, setiap kader dituntut mampu membentengi diri dari seragan faham radikalisme yang sedang menggoyahkan NKRI,” tandas Athoillah.

Selain itu dirinya mengajak semua kader untuk selalu berideologi Pancasila, UUD 1945, serta mengajarkan ahlusunnah wal jamaah (aswaja).

“Kita juga akan mendukung program pemerintah dalam mencegah penggunaan narkoba di kalalangan pelajar, dan ikut menjaga iklim kondusif di Kabupaten Kendal,” ungkapnya.

Senada diungkapkan Ketua IPPNU terpilih, Dwi Sura Aprillia. Dirinya mengatakan, ada 72 pengurus di IPPNU Kendal masa khidmat 2020 – 2022 ini.
Menurutnya, estafet kepengurusan yang diemban merupakan tanggung jawab besar.

“Kami akan menjalankan amanat organisasi sesuai amanah. Dengan tetap berharap mendapat dukungan dari semua jajaran pengurus harian, Pengurus Anak Cabang (PAC), ranting (desa) dan kader,” ungkapnya.

Ditambahkan, dalam kepemimpinannya nanti IPPNU akan memberi ruang gerak seluas-luasnya bagi semua kader agar bekerja keras, dengan membangun kreatifitas dan inovasi.

“Dengan harapan, kreatifitas dan inovasi tersebut menjadi tolak ukur kader dalam membangun generasi yang ahlusunnah wal jamaah,” imbuh Dwi sura.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.