Investor Siap Gelontorkan Dana Rp 94 Triliun di Kendal

Bupati Kendal terpilih, Windu Suko Basuki sedang berbincang dengan Mr Oliver asal Belgia yang akan mengembangkan udang vaname di Kendal, Selasa (16/2/2021).

 

HALO KENDAL – Wakil Bupati Kendal, Masrur Masykur, hari ini menerima kunjungan Dewan Ekonomi Rakyat (DER), Eden bersama seorang ahli pengolah air laut dari Belgia, Mr Oliver, di ruang kerja Wakil Bupati Kendal, Selasa (16/7/2021).

Menurutnya, kunjungan perwakilan DER dalam rangka mengkaji dan merekomendasikan langkah pengembangan dalam rangka perencanaan pembangunan di Kabupaten Kendal, khususnya dalam menarik minat investor untuk menanamkan modalnya.

“Kami akan mendorong peningkatan investasi untuk menumbuhkan industri di Kendal. Oleh karena itu, pemerintah daerah bertekad menciptakan iklim usaha yang kondusif dengan mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang bisa mengakselerasi sektor strategis tersebut,” ungkapnya.

- Advertisement -

Hadir dalam pertemuan, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kendal, Tjipto Wahjono, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Kendal, Tavip Purnomo, dan Wakil Bupati Kendal terpilih, Windu Suko Basuki serta pejabat lainnya.

Sementara itu, perwakikan dari DER, Eden mengaku, banyak potensi di Kendal yang belum tersentuh. Selain potensi pengelolaan budi daya udang vaname, juga pengelolaan sampah terpadu.

Sebelumnya, dirinya mengaku sudah menggarap wilayah di Nusa Tenggara Timur.

“Jadi hari ini fix selain pengelolaan udang vaname juga pengelolaan sampah terpadu, yang akan kami masukkan dalam perencanaan pembangunan Kabupaten Kendal,” tandasnya.

Usai pertemuan Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki atau yang akrab disapa Pakde Bas mengatakan, kunjungan Dewan Ekonomi Rakyat tersebut juga dalam rangka meninjau lokasi yang tepat, yang akan digarap oleh investor.

Menurutnya, ini adalah bentuk keseriusan Bupati dan Wakil Bupati Kendal terpilih, yang meski belum dilantik sudah bergerak dan bekerja untuk Kendal.

“Nantinya akan ada investor dari tiga negara, di antaranya Prancis dan Belgia yang akan menanamkan modalnya di Kendal. Total investasi mencapai Rp 94 triliun, untuk beberapa proyek strategis dalam rangka pengembangan KEK,” jelas Pakde Bas.

Salah satu yang akan dibidik yakni pengelolaan udang vaname, dengan penggarapan lahan seluas 1.000 hektare lebih.

“Yang dibidik oleh investor dalam jangka pendek, adalah pengembangan tambak udang vaname. Sebab komoditas udang vaname memiliki potensi memenuhi kebutuhan pasar domestik, dan ekspor,” ungkapnya.

Usai pertemuan, baik Wakil Bupati bersama Wakil Bupati Kendal terpilih, mendampingi tamu untuk melihat potensi lahan tambak di wilayah Kelurahan Karangsari, Desa Jungsemi, dan Desa Pidodo.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.