in

Inspektorat Minta Pegawai Pemkab Boyolali Hindari Pinjaman Online

Ilustrasi pinjaman onlie. (Foto : Boyolali.go.id)

 

HALO BOYOLALI – Inspektorat Daerah Kabupaten Boyolali, meminta para pegawai Pemkab untuk lebih berhati-hati dan menghindari pinjaman online (pinjol). Hal itu karena dalam beberapa kasus, pinjaman secara daring ini justru merugikan dan mengganggu orang-orang lain yang mestinya tidak terlibat.

“Orang yang bekerja di lingkup Pemerintah Daerah itu lebih berhati-hati, lebih cermat dalam menentukan keputusan, terkait pinjaman,” kata Inspektur Kabupaten Boyolali, Insan Adi Asmono, seperti dirilis Boyolali.go.id.

Dia mengatakan telah menerima laporan tentang salah satu pegawai di Pemkab Boyolali yang berurusan dengan pinjol. Insan menduga pegawai bersangkutan tidak tertib dalam mengembalikan dana pinjaman itu, sehingga terus dikejar-kejar oleh pemberi pinjaman.

Bukan hanya itu, teman-teman pegawai bersangkutan pun, juga dihubungi dan diminta menyampaikan ke peminjam agar segera mengembalikan. Dengan adanya masalah itu, Inspektorat Daerah Kabupaten Boyolali, akan memfasilitasi proses penyelesaian masalah tersebut.

“Karena beberapa sudah pernah kami fasilitasi penyelesaiannya, terkait persoalan pinjaman yang terjadi di lingkungan kita,” kata dia.

Untuk itu, pihaknya selalu mengimbau para pegawai untuk mencermati terlebih dahulu. Pastikan bahwa tempat peminjaman tersebut terpercaya dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pegawai bersangkutan juga telah diminta memberikan klarifikasi, dan mengakui telah menggunakan jasa pinjaman online, karena tergiur iklan di media sosial. Kini pegawai tersebut mengaku terbebani. Apalagi sekarang dia juga meminjam di 27 aplikasi dan total hingga Rp 75 juta. Dia mengaku salah dan meminta masyarakat agar tidak tergiur dengan pinjaman online.

“Sebisa mungkin sebelum kalau memang benar-benar tidak perlu dan sebisanya tidak dilakukan karena memang benar-benar akan memberatkan dan juga bisa menjadi batu sandungan ataupun jeratan bagi yang meminjam,” kata pegawai tersebut. (HS-08)

Share This

Direvitalisasi, Rawa Jombor Klaten Bakal Jadi Destinasi Wisata

Sedang Dirancang, Smart City Solo Segera Diluncurkan