Inilah Sembilan Titik Pos Penyekatan Di Kendal

Apel Gelar Pasukan dalam rangka kesiapan Pengamanan Operasi Ketupat Candi 2021 di halaman Mapolres Kendal, Rabu (5/5/2021).

 

HALO KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal terus berupaya menekan penyebaran virus Covid-19, khususnya dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1442 Hijriah, dengan mengikuti imbauan pemerintah pusat dalam peniadaan mudik.

Untuk itu Polres Kendal melaksanakan, “Apel Gelar Pasukan dalam rangka kesiapan Pengamanan Operasi Ketupat Candi 2021” dengan Inspektur Upacara, Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki, di halaman Mapolres Kendal Rabu (5/5/2021).

Basuki menyampaikan, sebelumnya Pemerintah Kendal telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Bupati No 451/1222/2021 Tentang Peniadaan Mudik Selama Bulan Suci Ramadan.

- Advertisement -

“Pada SE tersebut terdapat periode pemberlakuan, di antaranya periode H-14 merupakan masa menjelang peniadaan mudik pada tanggal 22 April sampai 5 Mei, periode hari H merupakan peniadaan mudik pada tanggal 6 Mei sampai 17 Mei, dan periode H 7 pasca peniadaan mudik pada tanggal 18 mei hingga 24 mei 2021,” terangnya.

Basuki menjelaskan, guna menjaga keamanan pennyebaran Covid-19 di Kendal, pihaknya terus berkolaborasi dengan Polri dan TNI dalam hal penjagaan. Sekaligus dalam melakukan imbauan kepada warga.

“Dukungan pemerintah Kendal dalam pelaksanaan pengamanan tentunya kita selalu kerja sama dengan Polri termasuk TNI juga, kita juga dari pemerintah selalu mensosialisasikan agar menunda terlebih dahulu keinginan mudik, dengan tujuan menjaga penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Sebagai penutup Basuki mengingatkan kepada masyarakat, meski kasus Covid-19 di Kendal sudah mengalami penurunan, namun dalam perjalanannya di beberapa hari terakhir terdapat peningkatan sedikit.

“Sehingga inilah yang menjadi pemicu bagi Pemerintah Kendal untuk melakukan penyekatan mudik dengan ketat,” tandas Wabup Kendal.

Sementara itu, Kapolres Kendal, AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sembilan titik pos penyekatan yang barada di Exit Tol, Rest Area Tol, di Jalur Pantura, di Kota dan di Perbatasan.

Adapun dalam penjagaan setidaknya telah disiapkan 600 personel anggota gabungan baik dari TNI dan Pemda, sementara terkait jalur kecil atau alternatif akan selalu dilakukan patroli secara berkala.

“Kita siapkan 9 titik penyekatan yang akan bersiaga selama 24 jam,  Exit Tol ada tiga, dua di rest area, Pantura berada di Cepiring dan Alun-alun Kota Kendal, kemudian Perbatasan Boja dan Sukorejo,” papar Kapolres Kendal.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.