in

Inilah Pemenang Lomba Pemilihan Ternak Sapi dan Kambing Terbaik di Kendal

Penilaian lomba pemilihan ternak Sapi Betina Produktif dan Kambing PE (Peranakan Etawa) pejantan, di Pasar Hewan Sukorejo, Kamis (18/11/2021).

 

 

HALO KENDAL – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal menggelar lomba pemilihan ternak Sapi Betina Produktif dan Kambing PE (Peranakan Etawa) pejantan, yang dilaksanakan di Pasar Hewan Sukorejo, Kamis (18/11/2021).

Dalam lomba, ada 40 ekor sapi betina dan 40 ekor kambing etawa yang dilombakan, dengan menghadirkan dewan juri dari Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) Universitas Diponegoro (Undip), Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah (Jateng), dan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (BPTP) Jateng.

Pada kategori Sapi Betina Produktif, dimenangkan oleh Muchamadun dari Kecamatan Singorojo. Sedangkan, kategori Kambing Peranakan Etawa dimenangkan oleh Muhammad Nurudin dari Desa Gubugsari, Kecamatan Pegandon.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kendal, Pandu Rapriat menjelaskan, lomba diikuti para peternak sapi dan kambing yang berasal dari Kecamatan Sukorejo, Patean, Plantungan, Pageruyung, Singorojo, Boja, Kaliwungu, Pegandon, Patebon, Ringinarum, Rowosari dan peternak di Kecamatan Weleri.

“Penilaian dewan juri fokus kepada produktifitas dan kondisi reproduksi hewan ternak,” jelasnya.

Pandu juga berharap, dengan digelarnya lomba ini nantinya dapat memotivasi para peternak sapi maupun kambing di Kabupaten Kendal.

Selain itu, untuk memaksimalkan produksi ternak sapi, hal utama yang harus di perhatikan adalah produktifitas sapi betina yang paling utama.

Karena, menurut Pandu, sapi betina lah yang nantinya akan melahirkan banyak anak sapi/pedet, dan supaya sapi-sapi betina bisa lebih produktif.

“Harapanya agar para peternak ini termotivasi untuk lebih baik lagi dalam mengembangkan usahanya, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari sektor peternakan dan pertanian di Kabupaten Kendal,” tutur Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kendal.

Sementara itu menurut pengakuan pemenang katagori Sapi Betina Produktif, Muchamadun, produktifitas sapi betina yang baik, menurutnya sapi dapat beranak satu kali dalam setahun.

“Karena, kelahiran yang lancar akan sangat menguntungkan bagi peternak, dengan memperhatikan dan memeriksa secara rutin kesehatan, sapi Indukan dapat terhindar dari gangguan organ reproduksi, dan hal merugikan lainnya. Misal kematian pada induk maupun anak sapi setelah proses kelahiran,” ungkapnya.

Selain itu, pemeliharaan indukan dengan baik, dapat memperpanjang masa produktifitas indukan.

“Jadi keberhasilan pemeliharaan sapi betina itu sangat ditentukan oleh baiknya proses reproduksi (perkembangbiakan) sapi induk,” pungkas Muchamadun. (HS-07)

Share This

HUT Ke-104 Karanganyar, Bupati Ajak Masyarakat Majukan Wilayah

Pengelola Wisata Semarang Gaet Pengunjung Bisa Beri Makan Satwa Sampai Gelar Event