Ini Wejangan Bustanizar, Veteran Perang Kemerdekaan yang Kini Tinggal di Kendal untuk Generasi Muda Sekarang

Bustanizar, veteran perang kemerdekaan RI yang kini tinggal di Kendal.

 

HALO KENDAL – Kemerdekaan Indonesia melewati proses perjuangan panjang. Baik sebelum hingga sesudah Proklamasi di tahun 1945.

Bustanizar (79) purnawirawan TNI, salah satu pelaku sejarah di Kendal memberikan gambaran bagaimana perjuangan ketika mempertahankan kemerdekaan dari berbagai upaya pemberontakan.

Sebagai salah satu pejuang paskakemerdekaan, kakek yang kini tinggal seorang diri di rumah sederhana di Kampung Langenharjo Kendal tersebut, kini memilih menikmati hari tua sebagai warga biasa.

“Saya telah menjadi saksi, berbagai kejadian besar pembentukan demokrasi di tanah air,” ungkap Buztanizar, Kamis (20/8/2020).

Diceritakan, dirinya yang lahir di Payakumbuh, Sumatera Barat pada tanggal 26 September 1941 tersebut, awal memulai karier militernya pada tahun 1959.

“Saat usia 18 saya ditugaskan untuk menghadapi para separatis di kampung halaman saya sendiri. Yang saat itu disebut pemerintahan revolusioner Republik Indonesia atau PRRI,” terangnya.

Kemudian, lanjutnya, setelah setahun mengikuti pelatihan di Gombong Banyumas, untuk persiapan pembebasan Irian Barat atau dikenal dengan operasi Tri Komando Rakyat (Trikora) selama sembilan bulan (tahun 1963-1964).

“Operasi Trikora, merupakan operasi amphibi terbesar sepanjang sejarah perjuangan Indonesia. Sekaligus menjadi bukti kekuatan militer dalam mempertahankan kemerdekaan,” tandasnya.

Di usia kemerdekaan RI yang ke-75 ini, Bustanizar berharap kepada generasi muda untuk meneruskan perjuangan ini dengan sumbangsih yang terbaik untuk bangsa dan negara Indonesia tercinta.

“Berfikir lebih kritis, jujur, serta tetap terus mempertahankan NKRI dan tetap jaga persatuan kesatuan Indonesia,” pesannya.

Bustanizar yang kini tinggal seorang diri, istri dan salah satu anaknya telah terlebih dahulu meninggalkan dunia. Satu anaknya yang masih, tinggal di Cepiring sering berkunjung untuk merawatnya. (HS).

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.