Ini Titik Banjir di Jalan Kaligawe yang Belum Surut

Kondisi Jalan Raya Kaligawe tepatnya di Persimpangan Kecamatan Lama Jalan Semarang – Demak KM 7 yang masih ada genangan air, Sabtu (13/2/2021).

 

HALO SEMARANG – Sudah sepekan terakhir Jalan Raya Kaligawe terendam banjir. Beberapa ruas jalan sudah mulai surut, dan sudah bisa dilalui kendaraan. Tapi di beberapa titik, masih menyisakan genangan.

Salah satunya di persimpangan Kecamatan Lama Jalan Raya Semarang – Demak km 7, tepatnya sebelum pertigaan Genuk jika dari arah Kota Semarang.
Air masih merendam sepanjang 300 hingga 500 meter jalan tersebut. Ketinggian air bervariasi dari 20 cm sampai 60 cm.

Kondisi itu, mengakibatkan arus lalu lintas di kawasan itu padat merayap. Apalagi saat jam pulang kerja pabrik tampak arus lalu lintas semakin tersendat.

Terdapat puluhan pekerja yang menumpang truck tonton untuk melewati jalan banjir ini. Yuda (36) warga sekitar menerangkan, banjir masih menggenang sampai saat ini sejak Sabtu (6/2/2021).

Namun akses kendaraan roda dua sudah bisa melintas, meskipun masih tergenang air dan ada kemacetan.

“Iya baru kemarin Jumat bisa dilewati kendaraan roda dua,” terang warga Yuda.

Dia menyebut, pada hari sebelumnya hanya kendaraan besar jenis trailer dan tronton yang bisa melintas di Jalan Raya Kaligawe. Selain kendaraan tersebut tak bisa melintas, dan harus melalui jalur alternatif Jalan Woltermonginsidi.

“Tinggi genangan paling parah mencapai sekitar 1 meter. Lalu lintas sempat lumpuh akibat banjir,” ujarnya.

Dalam pantauan, masih ada beberapa pengendara roda dua yang mogok akibat melintas di jalan tersebut. Banjir yang merendam jalur tersebut selama sepekan terakhir, juga menyisakan masalah lain. Banyak jalan yang berlubang karena aspal mengelupas akibat terendam banjir.

Lubang jalan pun terpantau sangat banyak, khususnya di sepanjang pertigaan Genuk sampai jembatan tol Kaligawe.

Bambang, warga yang mengatur jalan di bawah jembatan layang Tol Kaligawe menuturkan, kondisi ini sangat membahayakan pengguna jalan. Bahkan belum lama ini, katanya, ada truk bermuatan material yang melintas akhirnya terguling akibat ban terperosok di lubang cukup besar di Jalan Kaligawe.

“Kemarin ada truk terguling di situ, ya akibat tidak bisa menghindar jalan berlubang,” tutur Bambang saat ditemui halosemarang.id, Sabtu (13/2/2021).

Menurutnya, banyak kendaraan yang terperosok akibat menghindari lubang jalan, salah satunya sepeda motor.

“Sering saya melihat motor terperosok, mungkin pengendara tidak melihat ada lubang, tiba-tiba jatuh saja gitu. Ya karena pengendara melaju di belakang mobil dan tak melihat ada lubang di depannya,” ucapnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.