in

Ini Solusi Yang Disiapkan Pemkot Semarang Atas Kasus Penggusuran Warga Tambakrejo

Proses Penertiban Kampung Tambakrejo, Semarang.

 

HALO SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang sudah mempersiapan solusi yang telah ditawarkan kepada warga sebelum penggusuran Kampung Tambakrejo Semarang. Salah satu solusinya mempersiapkan tempat relokasi bagi warga Tambakrejo, Kelurahan Tanjungmas, Semarang Utara yang terdampak penggusuran.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Ali mengatakan, dua tuin blok rumah susun sewa (rusunawa) Kudu jauh hari sebelum terjadinya penggusuran sudah disiapkan. Dua tuin blok tersebut yakni blok H dan blok I. Setiap blok terdiri dari 54 unit rumah.

“Sebenarnya blok H dan I diperuntukkan untuk warga Tanbakrejo tapi mereka dari dulu enggan menempati. Sehingga sekarang yang blok H hampir penuh karena beberapa waktu lalu ada penggusuran dari beberapa tempat seperti Kota Lama. Sedangkan yang blok I masih kosong,” jelas Ali, Jumat (10/5/2019).

Sementara mengantisipasi adanya kekurangan, Ali mempersiapkan beberapa unit yang masih kosong di Pondok Boro. Berdasarkan data yang dimiliki Disperkim, jumlah keluarga yang terkena gusur sebanyak 97 keluarga. Namun sebenarnya, jumlah rumah yang ada di kampung Tambakrejo hanya 61 unit.

“Kami punya data, memang 97 keluarga, tapi di sana hanya 61 rumah. Sebetulnya itu sudah cukup ditempatkan di Rusunawa Kudu dan Pondok Boro,” ujar Ali.

Dikatakan Ali, Wali Kota Semarang memberikan kebijakan untuk warga yang terdampak gusuran agar tidak membayar sewa selama satu tahun. Jika masyarakat bersedia, dia pun akan segera membuatkan surat keputusannya (SK).

Menurutnya, fasilitas yang ada di Rusunawa Kudu sudah sangat lengkap. Listrik dan air sudah tersedia. Terdapat lapangan olahraga dan rencananya Disperkim juga akan membangun Puskesmas Pembantu dan mushala.

Adapun satu unit rumah terdiri dari satu kamar, ruang tamu, dapur, dan beberapa perabotan sudah tersedia.

“Waega tidak bawa apa-apa di sana sudah tersedia seperti meja, tempat tidur, kasur, dan lemari. Tapi, warga Tambakrejo anggapannya jauh, sebetulnya tidak,” sebutnya.

Selain mempersiapkan tempat penampungan sementara bagi warga Tambakrejo, Ali mengatakan, pemkot akan segera membangun rusunawa di dekat pantai daerah Tanjungmas. Setplan juga sudah terususun. Adapun rencana pembangunannya akan dilaksanakan pada 2020 mendatang.

“Sudah ada setplan, berapa tuin blok yang akan dibangun, ada masjid, dan lain-lain. Rencana ini sudah kami ajukan ke pusat. Pematangan tanah juga sedang kami pikirkan,” tambahnya.(HS)

Satpol Klaim Penggusuran di Tambakrejo Sudah Sesuai Aturan, Rusun Juga Sudah Disiapkan

Yang Tersisa dari Penggusuran Tambakrejo Semarang