in

Ini Sembilan Titik Posko Penyekatan Pantau Kendaraan Saat Arus Mudik dan Balik Lebaran

Salah satu posko di perbatasan Kendal dan Semarang untuk pemantauan dan penyekatan kendaraan saat Arus Mudik dan Balik Lebaran Idul Fitri 1442 H nampak telah berdiri di depan Terminal Mangkang, Semarang, Senin (26/4/2021).

 

HALO SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan menyiapkan pos pemantauan untuk penyekatan kendaraan saat persiapan arus mudik dan Balik Lebaran Idul Fitri Tahun 2021 ini, di sembilan titik perbatasan masuk wilayah Kota Semarang dan sekitarnya.

Sembilan titik atau posko ini, ditempatkan di batas wilayah Kota Semarang, yakni seperti di di Terminal Mangkang, dan Pintu Tol Kalikangkung. Lalu, Terminal Cangkiran, Podorejo, Sisemut, Taman Unyil Ungaran, Penggaron dan Genuk serta di wilayah Banyumanik.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, saat ini masih dalam persiapan seperti pendirian posko di titik-titik pemantauan tersebut.

Nanti, personelnya adalah tim gabungan, terdiri dari Polrestabes, TNI, Dishub, Satpol PP dan Dinkes Kota Semarang.

“Diharapkan, posko pemantauan ini efektif untuk memperkuat pemantauan masyarakat dari luar kota yang akan masuk ke Kota Semarang, saat pemberlakuan Larangan Mudik dari Pemerintah Pusat. Dan penyekatan kendaraan mudik ini sebagai langkah antisipasi untuk meminimalisir penyebaran virus corona di wilayah Kota Semarang,” kata Hendi sapaan akrab Wali Kota Semarang, usai rapat evaluasi persiapan menjelang Lebaran Idul Fitri 1442 H di Site Room, Kompleks Balai Kota Semarang, Senin (26/4/2021).

Hendi menambahkan, untuk petugas di posko bisa kembali mengaktifkan pemantauan terutama tim patroli, sidak dan tim pemantau, semuanya harus aktif lagi.

“Termasuk kepada lurah, camat di lingkungan masing-masing saya minta untuk terus mensosialisasikan adanya larangan mudik dari Pemerintah Pusat. Pemkot sendiri, sudah menyiapkan ruang isolasi atau karantina bagi masyarakat yang nekat mudik ke Kota Semarang. Yakni di Rumah dinas wali kota, dan Gedung Balai Diklat,” imbuh Hendi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang, Endro P Martanto mengatakan, titik penyekatan kendaraan pada tahun 2021 ini prinsipnya sama dengan tahun 2020 lalu.

Namun tahun ini ada tambahan satu posko atau titik penyekatan di Podorejo. Sebab titik ini adalah jalan alternatif atau jalan tikus yang sering dilintasi dari Kota Semarang atau sebaliknya dari luar kota, seperti Kendal atau Solo.

“Meski ada satu posko di sini, nantinya petugas yang terlibat hingga puluhan personel. Dari petugas gabungan, di antaranya, TNI, Polri, Satpol PP, Dinkes dan Dishub. Nanti jika ada kendaraan pribadi ataupun angkutan umum yang masuk ke Kota Semarang, semuanya diperiksa sesuai dengan prosedur,” katanya.

Seperti di antaranya, kata dia, termasuk pengecekan surat perjalanan dinas atau surat sehat negatif atau bebas Covid-19.

“Dan melakukan pengecekan suhu tubuh, jika kedapatan pengendra dari luar kota, suhu tubuhnya tinggi akan langsung dites swab. Dan jika ada yang reaktif dari hasil pemeriksaan itu, maka akan dibawa petugas ke ruang karantina di Rumah Dinas Wali Kota atau Balai Diklat,” ujarnya.

Begitu juga, kata dia, petugas akan memantau plat kendaraan. Kalau masih plat H, misalnya dari Semarang ke Demak atau sebaliknya dan masih Semarang Raya boleh melanjutkan perjalanan.

“Itu masih pengecualian, karena termasuk wilayah aglomerasi yang ditetapkan pemerintah pusat,” pungkasnya.(HS)

Share This

Diskusi Virtual dengan Dubes Inggris, Ganjar Jajaki Kerja Sama Energi Terbarukan

Uji Coba PTM Tahap Dua Digelar, Ganjar Izinkan Sekolah Tambah Kelas