Ini Pesan Wabup Kendal Kepada Anak-Anak Yang Dikhitan

Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki dan Istri, saat memberikan bingkisan kepada peserta khitan gembira di salah satu klinik di Kendal, Senin (5/4/2021).

 

HALO KENDAL – Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki, membuka acara Khitan Gembira Jelang Ramadan, yang digelar oleh salah satu klinik, di jalan tembus Kelurahan Sijeruk, Kecamatan Kendal, Senin (5/4/2021).

Pemilik Klinik, Khuzaimah mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepeduliannya kepada keluarga kurang mampu di Kendal. Pihaknya jelang Ramadan juga ingin sedikit berbagi dengan anak-anak yatim piatu di wilayah Kabupaten Kendal.

Menurutnya dengan khitan ini, dirinya bisa berbagi keceriaan bersama anak-anak yatim dan piatu dalam menyambut bulan suci Ramadan.

“Kami adakan kegiatan khitan gembira ini kepada anak-anak yatim piatu di Kabupaten Kendal. Kami berbagi kepada mereka, karena ada hak 2,5 persen dari penghasilan untuk anak-anak yatim piatu,” ungkapnya.

Dikatakan, ada puluhan anak dari seluruh Kabupaten Kendal yang dikhitan dalam program tahap pertama ini. Menurutnya pendaftaran untuk program ini dilaksanakan secara online.

“Hari ini tahap yang pertama, ada sebelas anak yang dikhitan dan lainnya akan dilanjutkan besok. Khitan kami secara modern, tanpa suntik, tanpa perban dan minim sakit. Anak-anak yang dikhitan bisa langsung bermain,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini positif dilaksanakan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan yang tinggal menghitung hari.

Menurutnya, dengan khitan ini momen istimewa yang penuh suka cita, di mana anak-anak yatim bisa merasakan kegembiraan menyambut Ramadan dengan dikhitan.

“Selain itu, dengan khitan ini merupakan langkah awal kita dalam menyiapkan generasi masa depan bangsa yang taat pada agama, bangsa, dan negara,” ungkap Pakde Bas sapaan akrabnya.

“Alhamdulillah, kita bisa melaksanakan kegiatan khitan kepada anak yatim piatu ini. Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh muzzaki, donatur, serta mitra yang sudah mensupport terlaksananya program ini,” ungkapnya.

Usai memberikan sambutan, Pakde Bas didampingi sang istri menyerahkan bingkisan dan uang saku secara simbolis kepada perwakilan anak yang akan dikhitan, kemudian dilanjutkan dengan meninjau pelaksanaan khitan.

Kepada anak-anak yang akan dikhitan dirinya berpesan, untuk berdoa dan tidak usah merasa takut karena dikhitan tidak sakit.

“Sebelum dikhitan berdoa dulu, dan saat dikhitan tetap tenang ya. Tidak sakit kok cuma rasanya seperti digigit semut,” pesan Pakde Bas kepada peserta khitan.

Salah satu peserta, Ibnu Hafidz (10) mengucapkan terima kasih, karena sudah bisa ikut dalam program khitan ini.

“Saya merasa senang ikut acara ini dan saya ucapkan terima kasih kepada Pakde Bas yang telah memberikan bingkisan dan uang saku kepada kami,” ungkapnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.