in

Ini Pengakuan Mantan Kades Pencuri Mobil Pengangkut Sampah Milik Desa di Kendal

Tersangka mantan Kades Purwokerto, Patebon, Kendal, yang nekat mencuri mobil pengangkut sampah milik desa, dalam gelar perkara di Mapolres Kendal, Senin (11/10/2021).

 

HALO KENDAL – Mantan kepala Desa Purwokerto, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, nekat mencuri mobil pengangkut sampah milik desa setempat, pada Kamis 30 September 2021 sekitar pukul 01.30 WIB.

Hal tersebut terungkap dalam konferensi pers di Mapolres Kendal, Senin (11/10/2021).

Tersangka Muchtarom mengaku, perbuatan jahatnya dilakukan karena kecewa dan sakit hati terhadap penghentian pengelolaan sampah di Desa Purwokerto.

Dikatakan, sebelum adanya mobil sampah milik desa, tersangka yang melakukan pengangkutan sampah menggunakan mobil pribadinya.

“Saya merasa kecewa, karena usaha pengangkutan sampah yang telah saya rintis, diambil alih oleh pihak desa tanpa ada musyawarah terlebih dahulu,” jelasnya.

Kini tersangka menyesali perbuatannya dan meminta maaf kepada seluruh warga desanya, karena pengangkutan sampah menjadi terganggu.

“Saya menyesal dan meminta maaf kepada warga, karena kesalahan saya mengakibatkan tergangunya pengangkutan sampah,” ungkap Muhtarom.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kendal, AKP Daniel Artasasta Tambunan mengatakan, tersangka sudah memiliki niat untuk mengambil mobil L300 milik Desa Purwokerto.

“Pada Sabtu (18/9/2021) sekitar pukul 22.00 WIB, tersangka keluar rumah sambil membawa kunci kontak mobil. Kemudian tersangka memasukkan kunci tersebut ke mobil sampah di tempat parkir, ternyata kunci tersebut bisa masuk. Selanjutnya tersangka menggandakan kunci tersebut,” jelas AKP Daniel.

Setelah memiliki kunci duplikat, akhirnya pada Kamis (30/9/2021) sekitar pukul 01.30 WIB, saat situasi sepi, tersangka melakukan aksinya.

“Sebelum membawa kabur mobil curian, tersangka mengganti plat nomor mobil tersebut dengan plat nomor palsu,” imbuh Kasatreskrim.

AKP Daniel mengungkapkan, setelah mendapat laporan, kemudian dilakukan pengembangan, dugaannya mengarah kepada tersangka.

Selanjutnya dilakukan pencarian, tidak lama kemudian tersangka berhasil ditangkap di exit tol Pegandon.

“Tersangka kami amankan, saat hendak kabur menuju ke arah Pati. Tersangka sudah diamankan beserta mobil yang hendak dibawa kabur,” ungkap AKP Daniel.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 363 ayat 1 ke-3 dan ke-5 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama tujuh tahun.(HS)

Share This

Karisma Rossi Belum Tertandingi

Antisipasi Lonjakan Covid-19, Djarum Foundation Bantu 25 Unit Konsentrator Oksigen pada Pemkab Demak