Ini Oleh-oleh Khas Semarang Yang Memanjakan Lidah

Lumpia Semarang (Dokumen lumpia dari google).

 

JIKA berkunjung ke Kota Semarang, sebagian orang akan memikirkan masalah destinasi wisata dengan ciri khas kota tuanya. Namun, tahukah Anda jika oleh-oleh kuliner di khas Kota Semarang juga wajib untuk dicoba?

Ada begitu banyak macam oleh-oleh yang bisa dipilih. Terkadang Anda mungkin merasa kebingungan kira-kira oleh-oleh apa yang cocok dan banyak disukai oleh orang-orang. Namun, faktanya semua oleh-oleh yang ada di Semarang memiliki ciri khasnya masing-masing.

1. Lumpia
Lumpia identik dengan isian rebung yang dicampur dengan daging ayam atau udang yang dicincang, menjadikan makanan ini menjadi salah satu oleh-oleh favorit para pelancong yang datang ke Semarang.

Banyak sekali toko-toko yang menjual lumpia di sepanjang jalan Semarang, beberapa di antaranya adalah Lumpia Gang Lombok, Lumpia Mataram, Lumpia Mbak Lien, dan Lumpia Cik Meymey.

2. Wingko Babat
Selain lumpia, jajanan khas Kota Semarang lainnya yang bisa kamu bawa pulang adalah wingko babat. Berbentuk bulat pipih, wingko babat adalah kue berbahan dasar kelapa dan tepung beras ketan yang dibakar hingga cokelat kehitaman, lalu dibungkus dengan kertas.

Bukan hanya rasa kelapa, wingko babat juga memiliki varian rasa lainnya mulai dari cokelat, nangka, hingga durian.

Rasa legit dan lembut wingko khas Semarang ini pun seketika memanjakan lidahmu. Kamu tak akan sulit menemukan oleh-oleh khas Semarang yang satu ini.

Biasanya, wingko babat dijual di tempat-tempat umum seperti terminal, stasiun, bandara, atau pusat oleh-oleh di Jalan Pandanaran.

3. Tahu Bakso
Tahu bakso adalah salah satu jajanan yang tak kalah menarik dari Kota Semarang. Makanan ini dibuat dari bahan dasar tahu yang diberi adonan bakso di tengahnya.

Dinikmati selagi hangat dengan secangkir kopi atau teh, bisa menemani sore hari saat bersantai. Untuk mendapatkannya bisa langsung ke outlet-outlet tahu bakso yang sudah banyak tersedia di Semarang.

Apabila mau dibawa untuk oleh-oleh ke kota yang cukup jauh, bisa juga membelinya dalam kemasan vacuum yang akan membuatnya lebih terjaga kualitasnya.

4. Kue Mochi
Jika mendengar kata mochi, pasti identik dengan kenyal-kenyal di lidah. Semarang juga menyediakan jajanan yang satu ini, dan terbilang populer di kalangan wisatawan.

Mochi khas Semarang terbuat dari tepung ketan dengan bagian dalamnya diisi kacang cincang dan gula, serta dibalut wijen di luar.

Salah satu yang bisa kalian kunjungi adalah outlet Moachi Gemini yang terletak di Jalan Kentangan Barat No. 101. Yuk dicoba!

5. Roti Ganjel Rel
Oleh-oleh ‘tempo dulu’ yang juga sangat digemari adalah roti ganjel rel. Roti ini berbentuk gelondongan besar yang padat.

Sebenarnya nama asli roti ini adalah kue gambang karena bentuknya yang menyerupai alat music gambang. Tapi oleh masyarakat kue ini dinamakan ganjel rel karena ukurannya mirip bantalan rel kereta api yang bentuknya panjang dan tebal.

Biasanya kue berwarna cokelat ini diberi taburan wijen diatasnya dengan aroma khas kayu manis yang kuat.

6. Bandeng Presto
Bandeng presto adalah satu dari sekian banyak oleh-oleh khas Semarang yang enak dan paling banyak diburu wisatawan. Sesuai dengan namanya makanan ini memang berbahan dasar ikan bandeng (Chanos chanos) yang dipresto atau diuapkan dengan tekanan tinggi.

Sebelum dilakukan proses presto, ikan bandeng terlebih dahulu dibumbui dan dibungkus dengan daun pisang. Bumbu yang biasa digunakan untuk melumuri ikan bandeng tersebut adalah bawang putih, kunyit, dan garam.

Sebelum dilakukan proses presto, ikan bandeng terlebih dahulu dibumbui dan dibungkus dengan daun pisang. Bumbu yang biasa digunakan untuk melumuri ikan bandeng tersebut adalah bawang putih, kunyit, dan garam.

Bandeng presto ini banyak dijumpai di toko oleh-oleh sepanjang Jalan Pandanaran Semarang.

7. Serbat Jangkrik Mas
Yang tak kalah menarik dari Semarang adalah oleh-oleh Serbat Jangkrik Mas. Serbat ini merupakan minuman yang terbuat dari bahan-bahan alami seperti jahe, sereh, kunyit, lengkuas, kayu manis, dan rempah lainnya.

Untuk menyeduhnya pun cukup mudah, dengan segelas air panas ataupun dapat dicampurkan ke teh atau kopi.

Serbat Jangkrik Mas yang sudah ada sejak tahun 1958 ini dikenal orang sebagai penghangat badan ataupun pengusir masuk angin.

Serbat Jangkrik Mas tersedia dalam 4 varian, original, sereh, uwuh dan habbatussauda dapat dengan mudah dijumpai di toko-toko di kota Semarang.

8. Kue Sarang Madu
Kue ini memiliki bentuk seperti sarang burung ini memiliki rasa manis karena disiram gula merah di atasnya.

Bahan pembuatannya sangat sederhana, yaitu tepung beras, santan, dan tentu saja gula merah. Jika membawanya dalam perjalanan, sebaiknya diletakkan di tempat yang aman, karena kudapan yang renyah ini sangat mudah hancur.

Kue sarang madu ini banyak ditemukan di toko oleh-oleh yang terdapat di ibukota Jawa Tengah tersebut. Kue dengan rasa manis yang enak ini cukup tahan lama dan tetap bisa dikonsumsi selama dua bulan setelah pembuatan.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.