in

Ini Masalah Baru Usai Banjir di Kaligawe dan Genuk, Dari Gatal-gatal Sampai Jalan Rusak

Permukiman Trimulyo, Kecamatan Genuk yang sempat terendam banjir.

 

HALO SEMARANG – Setelah banjir merendam Jalan Kaligawe Raya dan wilayah Genuk, Kota Semarang selama sepekan, kini masalah baru muncul.
Banyak jalan berlubang dan tidak rata yang bisa membahayakan pengendara.

Tak hanya itu, warga juga merasakan gatal-gatal di bagian kaki, akibat penyakit kulit.

Hal ini karena warga harus hidup di tengah kepunggan banjir bercampur dengan licit.

Air licit sendiri merupakan salah satu zat yang dihasilkan dari penguraian atau fermentasi sampah.

Apalagi selama banjir, banyak sampah yang menumpuk di saluran air atau terndam banjir. Sampah-sampah itu akhirnya membusuk karena menumpuk selama beberapa hari.

“Banyak warga yang merasakan gatal-gatal karena selama sepekan terendam banjir. Selain bahan pangan, yang kami butuhkan adalah obat-obatan,” kata Joko warga Trimulyo, Kecamatan Genuk, Senin (15/2/2021).

Selain itu, banjir juga merusak aspal jalan di Jalan Kaligawe.

Terdapat beberapa lubang yang lebar dan cukup dalam di jalur tersebut, dan membuat pengendara harus berhati-hati.

Titik jalan yang rusak parah berada di depan pintu keluar RSI, bawah jembatan tol, dan depan Kawasan Industri Terboyo.

Beberapa truk dan pengendara yang melintas melambankan lajunya agar tidak terjadi kecelakaan dan kerusakan motor.

Akibatnya arus lalu lintas menjadi padat karena menghindari jalan berlubang. Dalam pantauan, puluhan pengendara terjebak macet karena menghindari jalan tersebut.

Ahmad pengendara yang melintas mengatakan, kerusakan jalan ini dapat membahayakan pengguna jalan.

Banyak truk yang melambankan lajunya untuk menghindari jalan berlubanh namun arus lalu lintas menjadi macet.

“Sudah ada perbaikan jalan, namun masih ada yang rusak dan itu bisa menimbulkan kecelakaan kalau tidak hati-hati,” ujarnya.

Dia menambahkan, banyak median jalan yang roboh dan masih belum diperbaiki.(HS)

Share This

39 Ribu Naker Di Jateng Ditargetkan Terserap Padat Karya Sektor Perkeretaapian

Hari Pertama Pemeriksaan GeNose C-19 Stasiun Tawang Layani Ratusan Penumpang KA