in

Ini Lima Destinasi Wisata di Gunungpati Semarang yang Direkomendasikan untuk Dikunjungi

Ilustrasi foto Waduk Jatibarang.

DI Gunungpati, Kota Semarang, ternyata memiliki beberapa destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi. Sebab, selain memiliki wisata alam juga terdapat sejumlah wahana bermain.

Dari buku Kajian Etnosains dan Etnoekologi dalam Budaya Jawa karya Miranita Khusniati (2022: 28), Gunungpati merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kota Semarang, dan lokasinya berbatasan dengan Kabupaten Semarang, tepatnya terletak di dekat Gunung Ungaran, pada ketinggian 259 mdpl. Di tempat ini ada banyak objek wisata yang menarik. Berikut lima destinasi wisata yang kami rekomendasikan untuk dikunjungi oleh wisatawan saat singgah di Kota Semarang dan sekitarnya.

1. Wisata alam Gua Kreo

Gua Kreo adalah wisata alam di Gunungpati yang menyajikan pemandangan alam yang indah dan sejuk. Gua Kreo ini terletak di Jalan Raya Goa Kreo, Kandri, Gunungpati yang berdekatan dengan Waduk Jatibarang yang membendung Sungai Kreo.

Di sini selain dapat melihat patung monyet di dekat jembatan. Karena lokasinya, kera yang dipercaya sebagai penjaganya. Di sepanjang perjalanan akan ditemui oleh sekelompok monyet endemik, yakni kera ekor panjang.

Ada juga jembatan yang tentunya bisa dijadikan salah satu spot foto Instagram yang keren. Di sini juga bisa sekaligus menikmati air terjun, goa, panggung hiburan, restoran khas Semarang dan istirahat di pendopo. Jalan menuju Gua Kreo memiliki anak tangga yang cukup tinggi. Selain itu, juga bisa berswafoto di balon udara.

2. Waduk Jatibarang

Waduk Jatibarang merupakan berfungsi sebagai pengendali banjir, tetapi juga memiliki wisata keluarga. Pembangunan waduk Jatibarang didasari oleh bencana banjir besar yang melanda Kota Semarang pada tahun 1973, 1988, 1990, dan 1993. Dengan air yang jernih pengunjung bisa menjelajahi danau raksasa ini dengan naik perahu cepat yang dapat disewa mengelilingi waduk dengan panorama alam perbukitan.

Adapun lokasinya mudah dijangkau, aksesnya bisa ditempuh menggunakan transportasi umum seperti BRT, angkutan umum atau kendaraan pribadi. Dari pusat kota Semarang atau Tugu Muda, menuju lokasi membutuhkan waktu sekitar 22 menit.

3. D’Pongs

D’Pongs merupakan wisata keluarga yang bisa dikunjungi bersama anak-anak. Di sini menawarkan berbagai aktivitas yaitu berenang, panahan, ATV, hingga berinteraksi dengan satwa. Pengunjung juga bisa berswafoto, bersantai di hommock. Lokasinya ada di Pegangan, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah. Buka setiap hari dari pukul 09.00- 17.00 WIB.

4. Wisata Ngrembel Asri

Lokasinya terletak di Jalan Raya Manyaran-Gunungpati KM 10. Jam bukanya mulai pukul 08.30 -22.00WIB untuk restorannya. Di sini pengunjung bisa mencoba wahana outbond, ATV, dan bermain di omah Kayu serta kolam pasir. Selain itu juga terdapat kolam renang anak yang dihiasi patung dinosaurus dan kolam ember tumpah.

5. Thematic Kampung Jawi

Tematik kampung Jawi merupakan desa wisata yang dikonsep unik dan kental dengan suasana masyarakat Jawa zaman dulu. Wisata Kampung Jawi, berada di wilayah Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Di sini pengunjung bisa bernostalgia sambil menikmati kuliner khas tradisional bersama anak-anak. Sekaligus memperkenalkan budaya dan aneka kuliner warisan leluhur sehingga tetap lestari.

Tak hanya itu, saat ini juga terdapat bangunan dibuat mencolok sekilas seperti menara masjid Kudus yang juga berfungsi sebagai gardu pandang dengan menggunakan bahan dari batu bata dan kayu, menggantikan menara Kampung Jawi yang lama terbuat dari susunan anyaman bambu dan sempat roboh diterjang angin kencang beberapa waktu lalu.

Selain itu, adanya penataan tempat duduk serta fasilitas lainnya jika dibandingkan dengan suasana beberapa tahun lalu menjadi makin nyaman. Dan uniknya saat bertransaksi di Kampung Jawi ini yakni menggunakan alat pembayaran dengan uang kepeng (mata uang) yang terbuat dari kayu, sebelumnya ditukarkan di tempat penukaran di lokasi dengan nilai 1 kepeng senilai Rp 3.000. Sambil menikmati pemandangan alam pedesaan, pengunjung bisa sembari menikmati kulineran panganan khas tradisional Jawa, yang bisa ditemukan dengan mudah di warung- warung sekitar. Warung tersebut menyediakan aneka makanan seperti gemblong bakar, tape, gethuk, nasi Pecel. Lalu, beragam.minuman mulai es Gempol, kopi klotok, jahe dan jamu jun. Adapun jam bukanya yaitu setiap hari dari pukul 16.00-23.00 WIB.(HS)

Beri Perhatian Keluarga di Kendal, DPRD dan Pemkab Setujui Raperda Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga

Pemimpin Dunia Beri Selamat Kemenangan Prabowo-Gibran, Begini Tanggapan Pengamat Hubungan Internasional