Halo Semarang
Take a fresh look at your lifestyle.

Ini Kriteria Pelatih Baru PSIS yang Dicari Manajemen

General Manajer PSIS, Wahyoe “Liluk” Winarto.

 

HALO SEMARANG – PSIS akan segera mencari pelatih baru setelah mendepak Jafri Sastra dari jabatannya sebagai pelatih kepala PSIS di Liga 1 2019. Saat ini ada sekitar 10 pelatih yang secara lisan sudah menghubungi manajemen, untuk bisa melatih Hari Nur Yulianto dan kawan-kawan.

Namun manajemen PSIS sepertinya akan selektif dalam memilih juru taktik baru. General Manajer PSIS, Wahyoe “Liluk” Winarto mengatakan, ada beberapa kriteria yang akan ditentukan untuk memilih pengganti Jafri Sastra.

Di antaranya paham karakter sepak bola Indonesia, bisa mengangkat moral tim, dan punya komunikasi yang baik dengan pemain.
“Paling dekat setelah lawan Semen Padang kami sudah mententukan pelatih baru. Ada sekitar 10 pelatih yang secara lisan menghubungi manajemen untuk mendaftar. Ada yang lokal dan asing, namun belum kami tentukan,” katanya, Sabtu (10/8/2019).

Semua pelatih yang mendaftar, katanya, akan diseleksi lagi hingga tersisa tiga pelamar. Tiga pelamar itu nantinya akan diminta presentasi di depan manajemen.

“Setelah itu baru kami tentukan. Kami tak mematok target harus pelatih asing atau lokal. Yang paling penting bisa mengangkat kembali moral tim,” tandasnya.

Sementara saat ini PSIS menunjuk tiga carateker untuk mempimpin tim sebelum menunjuk pelatih baru. Carateker pelatih yang ditunjuk sementara, yaitu Widyantoro, Bambang Nurdiansyah, dan M Ridwan. Tugas pertama mereka memimpin tim yang akan bertanding di pekan ke-14 menghadapi Semen Padang FC, 16 Agustus 2019 di Stadion H Agus Salim, Padang.

“Semua berharap agar pertandingan ke depan PSIS semakin bagus dan itu menjadi tugas saya sebagai pelatih,” kata Widyantoro, Jumat (9/8/2019).

Pelatih yang biasa disapa Wiwid itu akan berusaha meyakinkan pemain jika PSIS bisa bangkit di pertandingan-pertandingan berikutnya. Diakuinya, setelah Jafri Sastra tidak lagi bersama tim, pemain seperti kehilangan sosok bapak di tim.

“Ini menjadi tekanan mental ke pemain juga,” ujarnya.

Pada putaran pertama Liga 1 2019, PSIS masih harus melakoni lima pertandingan lagi, termasuk tabungan laga kontra PSM Makassar yang tertunda, karena jadwal final Piala Indonesia 2018. Sisa pertandingan tersebut rinciannya, empat laga tandang dan satu laga kandang.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang