in

Ini Harapan Yoyok Sukawi Kepada Claudir Marini Junior

Claudir Marini Junior

 

HALO SEMARANG – Calon penyerang asing PSIS, Claudir Marini Junior telah tiba di Indonesia, Selasa malam (26/2). Pemain asal Brazil itu saat ini berada di Yogyakarta dan rencananya akan langsung bergabung bersama tim dalam sesi latihan di Magelang pada Rabu (27/2/) sore.

“Claudir Marini kemungkinan sore ini sudah bisa bergabung bersama tim dalam sesi latihan,” kata CEO PSIS, Yoyok Sukawi, Rabu (27/2).

Yoyok mengatakan Claudir Marini dihadirkan untuk menambah tajam lini serang Mahesa Jenar. Namun dirinya menuturkan, masih akan melihat kemampuan striker berusia 26 tahun itu.

“Masih akan kami lihat kemampuannya apakah cocok dengan karakter permainan PSIS yang mengutamakan kecepatan, main ngeyel tentunya. Jika cocok bukan tak mungkin akan kami rekrut, tentunya setelah melewati tes medis juga,” tambahnya.

Jika sepakat bergabung, Claudir Marini akan menjadi pemain asing ketiga yang bergabung bersama PSIS. Sebelumnya, dua slot pemain asing non asia telah dihuni Ibrahim Conteh dan Wallace Costa. Selain itu, hadirnya Claudir membuat daftar penyerang tim Mahesa Jenar bertambah. Sebelumnya, PSIS telah memiliki Hari Nur, Komarudin, Bayu Nugroho, dan Septian David Maulana.

Sebagai informasi, striker incaran PSIS, Claudir Marini Junior akhirnya menepati janjinya untuk datang mengikuti seleksi di tim Mahesa Jenar. Selasa malam (26/2/2019) penyerang berkepala pelontos ini tiba melalui Bandara Udara Internasional Adisutjipto di Jogjakarta, dan rencanannya akan menjalani tes kesehatan pada Rabu (27/2/2019) ini.
Claudio Marini atau lebih sering dipanggil Claudir Junior, Rabu pagi langsung dijemput official tim menuju training camp di Magelang.

“Claudir nantinya juga akan ikut dalam latihan. Jika dinilai pelatih bagus, kami akan langsung mengkontrak pemain ini,” kata General Manajer PSIS, Wahyoe, “Liluk”Winarto, Rabu (27/2/2019).(HS)

Share This

Akhirnya Striker Incaran PSIS, Claudir Marini Junior Datang

Ini Pesan Hendi saat Membuka TMMD: “Perbedaan Pandangan Politik Jangan Sampai Memecah Belah Masyarakat”