Ini Harapan Pimpinan DPRD Kota Semarang Terhadap Pelaksana Tugas Wali Kota Semarang

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Muhammad Afif.

 

HALO SEMARANG – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dan Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu akan menjalani masa cuti mulai tanggal 26 September, karena mengikuti Pilwakot Semarang 2020.

Untuk selanjutnya, pucuk pimpinan di pemerintahan Kota Semarang nantinya akan diisi oleh pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Semarang, yang akan ditunjuk oleh Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

Hingga Kamis (24/9/2020) ini, belum ada informasi resmi siapa yang akan menjabat Plt Wali Kota Semarang nantinya.

Namun kalangan pimpinan DPRD Kota Semarang memiliki harapan, siapapun yang akan ditunjuk gubernur nanti bisa berkoordinasi dan bersinergi dengan kalangan DPRD Kota Semarang.

Apalagi saat ini ada beberapa prioritas agenda yang harus diselesaikan Pemkot Semarang dan DPRD Kota Semarang, dan butuh persetujuan Plt Wali Kota Semarang. Salah satunya adalah merencanakan dan menetapkan APBD 2021.

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Muhammad Afif mengatakan, Plt Wali Kota Semarang nantinya diharapkan juga bisa memahami program yang telah disusun oleh pimpinan sebelumnya.

“Maka setelah ditetapkan, Plt Wali Kota kami harapkan segera berkoordinasi dengan Bapeda dan OPD di jajaran Pemkot Semarang. Mana program prioritas yang harus dijalankan ke depan,” katanya, Kamis (24/9/2020).

Koordinasi dengan OPD dan Dewan menurutnya sangat penting. Dikarenakan ada beberapa program yang masih berjalan dan ada yang harus direncanakan untuk tahun depan.

“Kami berharap Plt Wali Kota Semarang responsif soal pembahasan anggaran APBD 2021. Khususnya soal skala prioritas pembangunan. Saat ini di DPRD masih berlangsung pembahasan di Badan Anggaran,” tegas politisi PKS ini.

Hal yang sama juga disampaikan Wahyoe “Liluk” Winarto, Wakil Ketua DPRD Kota Semarang.

Menurutnya siapapun yang ditunjuk sebagai Plt Wali Kota, diharapkan bisa bersinergi dengan DPRD Kota. Apalagi selain masalah program pembangunan, dalam waktu dekat juga akan berlangsung hajatan politik besar, yaitu Pilwakot Semarang 2020 yang masih dalam kondisi pandemi.

“Kami berharap Plt Wali Kota dapat mensukseskan Pilkada, 9 Desember mendatang, dan jangan sampai ada klaster baru. Komunikasi sangat diperlukan untuk mensukseskan Pilkada ini, baik dengan DPRD Kota, penyelenggara pemilu, maupun aparat keamanan,” tegasnya.

Sementara Sekda Kota Semarang, Iswar Aminuddin menegaskan, hingga kini pihaknya belum memperoleh informasi resmi siapa nanti pejabat yang ditunjuk Gubernur Jateng untuk mengisi jabatan Plt Wali Kota Semarang.

“Informasinya masih menunggu persetujuan dan surat keputusan dari Kemendagri,” tandasnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.