in

Ini Alasan PSIS Seakan Lambat Persiapkan Tim Jelang Liga 1 2021

Para pemain PSIS saat menjalani latihan di Stadion Citarum, Kota Semarang pada Selasa (25/5/21) sore. (Dok/PSIS).

 

HALO SEMARANG – PSIS seakan lamban dalam mempersiapkan tim jelang kompetisi Liga 1 2021. Tak banyak pemain baru yang masuk ke skuad Mahesa Jenar, di saat klub lain sibuk meramaikan bursa transfer jelang kompetisi.

Selain itu, hingga saat ini belum semua pemain PSIS berkumpul untuk latihan. Bahkan terbaru, ada tujuh pemain lama yang dilepas PSIS. Mereka adalah Abanda Rahman, Safrudin Tahar, M Ridwan, Mahir Radja, dan Muhamad Fadli, Soni Setiawan, dan Tegar Infantrie.

Menanggapi hal ini, CEO PSIS, Yoyok Sukawi mengaku tak merasa terlambat dalam mempersiapkan tim. Pihaknya selama ini menunggu kepastian liga serta izin kompetisi. Setelah ada kepastian liga yang keluar beberapa waktu lalu, pihaknya akan mengebut persiapan.

Diakuinya, musim ini PSIS tak banyak mendatangkan pemain baru, karena skuadnya di musim 2020 masih akan dipertahankan, termasuk pemain asing.

“Kami masih mempertahankan skuad lama, karena kontrak mereka sebagian besar lebih dari satu tahun. Jadi tak banyak negosiasi kontrak baru. Mungkin itu yang membuat terlihat lamban dalam bursa transfer,” katanya, baru-baru ini.

PSIS, katanya, juga bertekad mengorbitkan banyak pemain muda hasil binaan sendiri pada kompetisi Liga 1 2021 yang rencannaya akan dimulai pada 3 Juli mendatang. Daripada menggelontorkan uang untuk mengontrak pemain dari klub lain, Yoyok ingin klubnya memaksimalkan pemain hasil binaan akademi klub.

Beberapa pemain hasil binaan akademi PSIS memang mulai menunjukkan kualitasnya hingga berhasil masuk tim senior seperti Eka Febri Yogi Setiawan, Riski Fajar, dan Farrel Arya Trisandika.

Selain itu juga ada nama Pratama Arhan dan Dewangga yang namanya semakin berkibar, M Bahril Fajar Fahreza dan kiper Yofandani Damai Pranata.

Faktor-faktor tersebut yang akhirnya melatarbelakangi keputusan PSIS melepas beberapa pemain seniornya seperti Safrudin Tahar dan Abdul ‘Abanda’ Rahman. PSIS ingin memberikan kesempatan kepada para pemain mudanya untuk berkembang di Liga 1 nanti.

“Sebenarnya kita lepas pemain itu karena kita sudah berhasil mengorbitkan pemain akademi. Contohnya kami melepas Safrudin dan Abanda, terus terang posisi bek kita menumpuk. Sekarang masih ada Pratama Arhan, Dewangga, dan yang lain-lain,” katanya.

Sementara pelatih kepala PSIS, Dragan Djukanovic telah menyiapkan porsi latihan tambahan bagi para pemain yang baru bergabung pada pre-season kali ini.

Sebagai contoh, Finky Pasamba dan beberapa pemain lokal seperti Fandi Eko Utomo, Jandia Eka Putra, dan Frendi Saputra serta pemain asing PSIS baru merapat pada awal Juni ini, sehingga perlu ada tambahan porsi latihan.

“Ya tentu ada porsi tambahan latihan untuk mereka karena terlambat sehingga ada penyesuaian program latihan tersendiri,” ujar Dragan di sela-sela aktivitasnya di salah satu apartemen di Kota Semarang, Kamis (3/6/2021).

Namun Dragan tetap menyimpan keoptimisan kepada skuadnya meski sedikit terlambat untuk berkumpul secara penuh. Ia pun optimistis bahwa PSIS tetap akan menampilkan terbaik di kompetisi Liga 1 2021 nantinya.

“Kami harus menyesuaikan dengan kondisi yang ada. Yang terpenting kami selalu bekerja keras, terutama kepada pemain yang baru saja datang untuk segera menyesuaikan dan setelah itu langsung kerja keras,” tegas pelatih berlisensi UEFA Pro ini.

“Dan bagi saya, tak ada kata pesimistis. Saya percaya terhadap tim saya dan saya selalu optimistis untuk memberikan yang terbaik bagi tim saya,” lanjutnya.

Dragan sendiri saat ini terus menggenjot anak asuhnya untuk berlatih secara rutin.(HS)

Share This

Gelar Pertemuan, Yoyok Sukawi dan Dico Bahas Sepak Bola Kendal

Karena Madrid Selalu di Hati